POJOKSATU.ID – Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas (ratas) bersama sejumlah menteri dan pejabat tinggi di bidang ekonomi di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (18/5/2026).
Pertemuan mendadak ini digelar di tengah situasi nilai tukar Rupiah yang sempat melemah hingga menyentuh angka Rp17.675 per Dolar AS pada perdagangan di hari yang sama.
Sejumlah pejabat penting yang tampak hadir dalam rapat tersebut antara lain Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Investasi Rosan Roeslani, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, hingga Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo.
Usai pertemuan, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa pembahasan dalam rapat tersebut tidak hanya berfokus secara sempit pada isu pelemahan Rupiah.
Baca Juga: Bakal Bisa Optimalisasi Sekolah Rakyat Melalui Pendampingan Berkelanjutan Mahasiswa KKN!
Namun melainkan pada perumusan strategi besar untuk menjaga stabilitas perekonomian nasional.
"Macam-macam strategi dengan Presiden, tapi Pak Menko yang bisa ngomong," ujar Purbaya singkat saat memberikan keterangan kepada awak media.
Sementara itu, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menambahkan bahwa hasil dari rapat terbatas ini masih dalam tahap pematangan.
Pemerintah berencana akan mengumumkan poin-poin hasil pembahasan dan langkah strategis tersebut dalam waktu dekat.***




