POJOKSATU.id - Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi melakukan flag off layanan Transjabodetabek Koridor Cawang–Cikarang (Kota Jababeka) di kawasan Jababeka, Cikarang Utara, Kamis, 12 Februari 2026.

Peluncuran ini menjadi langkah konkret memperkuat konektivitas kawasan industri Bekasi dengan Jakarta.

Plt. Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja dalam sambutannya menegaskan Kabupaten Bekasi merupakan salah satu pusat industri terbesar di Indonesia.

Dimana, ribuan perusahaan beroperasi setiap hari dan menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar. Namun di balik pertumbuhan itu, ada tantangan serius yang harus dihadapi.

Baca Juga: Grand Launching Hallonews, PWI dan Polri Apresiasi Kehadiran Media Kredibel di Era Disrupsi Digital

“Di sisi lain, kita menghadapi kemacetan, biaya perjalanan yang tinggi, serta tekanan terhadap lingkungan. Karena itu, penguatan angkutan umum massal yang andal, terjadwal, nyaman, dan terjangkau bukan lagi pilihan, tetapi sebuah keharusan,” tegasnya dalam peresmian tersebut.

Asep menyebut kehadiran koridor ini memiliki makna strategis, pertama embuka akses langsung transportasi publik massal dari dan menuju kawasan industri.

Kedua, memberikan alternatif kuat bagi masyarakat untuk beralih dari kendaraan pribadi. Ketiga, Mendukung penurunan kemacetan dan emisi kendaraan bermotor.

Keempat memperkuat konektivitas kawasan industri dengan simpul transportasi di Jakarta.

Baca Juga: Harmoni Imlek Nusantara 2026: Saat Keberagaman Dirayakan, Persatuan Dikuatkan

Menurutnya, koridor ini bukan sekadar rute baru, melainkan bagian dari sistem transportasi terintegrasi yang akan meningkatkan efisiensi mobilitas pekerja sekaligus daya saing kawasan industri.

“Ini adalah bukti bahwa kolaborasi yang kuat dapat melahirkan sistem transportasi yang terintegrasi dan menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat kawasan industri,” ujarnya.

Jadwal, Tarif, dan Fasilitas Rute B51

Bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan ini, berikut informasi penting yang perlu diketahui:

- Nama Rute: B51 Cawang–Cikarang (Kota Jababeka)

- Jam Operasional: Setiap hari pukul 05.00–22.00 WIB

- Tarif Reguler: Rp3.500

- Tarif Khusus Pagi (05.00–07.00 WIB): Rp2.000

- Jumlah Armada Awal: 14 unit bus low entry

Baca Juga: Didukung BPDP, Sawit Academy USU Kupas Peran Sawit dari Produk Harian hingga Energi Nasional

Jarak kedatangan bus ditetaplam 10 menit saat jam sibuk, 20 menit di luar jam sibuk
dengab estimasi penumpang lebih dari 1.700 orang per hari.

Terdapat 11 titik pemberhentian di sepanjang rute ini. Tiga titik berada di wilayah Jakarta, yakni Cawang Sentral Polypaint, Cawang Sentral, dan Pool Taksi Cawang.

Sisanya berada di kawasan luar Jakarta, termasuk Hollywood Junction, Kedasih, Kasuari, Living Plaza Cikarang, Boulevard Arcade, Jalan Industri Raya 1 dan 2, serta Cafe Walk 7.

Pelayanan Berkualitas Jadi Fondasi Partisipasi Warga

Plt. Bupati Bekasi juga menekankan bahwa keberhasilan Transjabodetabek tidak hanya bergantung pada armada dan rute, tetapi juga pada perubahan budaya masyarakat dalam menggunakan angkutan umum.

“Kepercayaan publik dibangun dari kualitas layanan yang konsisten. Jaga standar pelayanan agar masyarakat semakin yakin menggunakan transportasi publik,” tegasnya.

Baca Juga: Alih Status Dosen PPPK ke PNS Ditunda, Pemerintah Minta Tunggu Tahapan

Dengan beroperasinya koridor ini, Pemerintah Kabupaten Bekasi optimistis konektivitas kawasan industri dengan Jakarta semakin kuat.

Kemudian, mampu menghadirkan sistem transportasi yang efisien, ramah lingkungan, serta berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Beroperasinya Transjabodetabek Cawang–Cikarang ini bukan sekadar peluncuran bus baru, melainkan awal perubahan pola mobilitas di kawasan industri terbesar negeri ini. ***