POJOKSATU.id - Komen 'mampus' di video korban erupsi gunung Marapi Sumbar membuat anggota polisi Brigpol Rendy Tuejeh viral.

Rendy Tuejeh viral setelah beredar tangkapan layar komen 'mampus' pada video korban erupsi gunung Marapi.

Sosok polisi Rendy Tuejeh dituding membuat komen yang tak sepantasnya kepada para korban.

Baca Juga: Warga Jabar Wajib Tahu, Ini Daftar Nama Caleg DPRD Provinsi Jawa Barat Dapil 1-15 dari Partai Gerindra

Menanggapi tudingan itu, Rendy langsung membuat klarifikasi melalui akun Insatgram miliknya, @rendytuejeh.

Dalam klarifikasinya, anggota Polri yang merupakan seorang selebgram itu memastikan bahwa dirinya tidak pernah membuat komen 'mampus'.

Rendy menjelaskan bahwa akun yang komen 'mampus' bukanlah dirinya.

Baca Juga: Hindari Depresi Akut, RSUD Batang Fasilitasi Caleg Gagal yang Mengalami Gangguan Jiwa di Pemilu 2024

Melainkan akun palsu yang menggunakan foto dan konten-konten yang ia unggah di akun Instagramnya.

"Selamat siang saya Brigpol Rendy Tuejeh saya sebelumnya memohon maaf atas kegaduhan yang terjadi atas komentar oknumyang mengatasnamakan serta menggunakan foto dan identitas saya,"

"Yang bersangkutan menggunakan akun palsu @rendytoejeh sedangkan akun asli saya @rendytuejeh"

Baca Juga: Simak! Daftar Nama Caleg DPRD Provinsi Jawa Barat Dapil 1-15 dari PKB

"Saya juga ikut berbelasungkawa atas musibah erupsi gunung Marapi," tandas Rendy Tuejeh dikutip Pojoksatu.id, Senin 4 Desember 2023.

Akibat dari ulah akun Instagram @rendytoejeh, Rendy pun harus menghadapi Provos Polda Sulut.

Rendy dipanggil dan diperiksa untuk diklarifikasi.

Hal itu terungkap dalam unggahan akun Instagram @matarakyat_sumbar yang mengunggah tangkapan layar perbincangan melalui DM Instagram.

Baca Juga: Daftar Nama Caleg DPRD Kota Bogor 2024 dari Partai Hanura

Dalam percakapan tersebut, diduga salah satunya adalah istri Rendy Tuejeh.

Istri Rendy Tuejeh menjelaskan bahwa suaminya tidak pernah membuat komen 'mampus' sebagaimana yang ditudingkan.

"Banyak akun palsu yang mengatasnamakan suami saya dan memakai foto suami saya," tulis istri Rendy.

Baca Juga: Manfaat Obat Herbal Tradisional Bagi Kesehatan

Sang istri juga mengungkap, akibat ramainya pemberitaan ini, suaminya harus menghadapi pemeriksaan oleh Provos Polda Sulut.

"Saat ini suami saya dipanggil Paminal (Provos) Polda Sulut," beber istri Rendy.

Seperti diketahui, tangkapan layar yang beredar dan komen 'mampus' itu ditulis oleh akun Instagram @rendytoejeh.

Baca Juga: BPBD Karawang Antisipasi Dampak Jebolnya Tanggul Situ Jungkur: Kerjasama dengan BBWS dan PUPR

Selanjutnya beredar tangkapan layar sosok seorang anggota polisi.

Dalam tangkapan layar yang beredar, akun Instagram @rendytoejeh ternyata bukan akun kaleng-kaleng.

Baca Juga: Analisis Pakar Komunikasi Soal Tudingan Agus Rahardjo ke Jokowi, Bisa Saja Benar

Pasalnya terlihat bahwa akun tersebut memiliki jumlah pengikut mencapai 17 ribu lebih.

Dituliskan pula keterangan pada bio:

"REAL ACCOUNT POLDA SULAWESI UTARA MANADO"

Baca Juga: Polisi Bongkar Penjualan Obat Aborsi di Bandung, Empaf Orang Ini Ditetapkan Tersangka

Akun tersebut juga cukup aktif membuat unggahan hingga mencapai 544 unggahan.

Komen akun Instagram @rendytoejeh itu pun langsung mendapat reaksi keras dari publik.

Berdasarkan penelurusan Pojoksatu.id, akun Instagram @rendytoejeh saat ini sudah menghilang.

Baca Juga: Telah Hadir Kedai Kopi Prolog di Kota Bogor, dari Monolog Menuju Dialog Sesama Pencinta Kopi!

Jika netizen yang teliti, maka akan dapat menemukan perbedaan pada nama akun Instagram komen 'mampus' dengan akun Instagram Rendy Tuejeh yang asli.

Akun Instagram komen 'mampus' adalah @rendytoejeh. Sementara akun asli Rendy Tuejeh adalah @rendytuejeh.

Dengan demikian ada perbedaan 2 huruf, yakni 'toejeh' dan 'tuejeh'.

Baca Juga: Cerita Lucu Bikin Ngakak Berjudul Anak SD Mau Ke Surga, Cocok untuk Obat Galau

Sementara akun X @Pai_C1 telah menghapus unggahan sebelumnya karena sudah dipastikan bahwa bukan Rendy Tuejeh yang komen 'mampus'.

Disebutkan pula bahwa Rendy juga telah melaporkan akun Instagram @rendytoejeh.

"Postingan ini saya hapus bolo soale pihak pak Pol sudah bikin laporan polisi terhadap akun yang diduga fake tsb..semoga gak pakai lama bisa beres masalah ini.." tulisnya dikutip Pojoksatu.id.***