POJOKSATU.id - Sudah berada di lokasi bencana sejak 30 November 2025, Gerakan Anak Negeri (GAN) memberangkatkan relawan gelombang 3 ke Sumatera.
Bukan hanya menambah personil, relawan Gerakan Anak Negeri yang difokuskan di Tapanuli Selatan juga membawa tambahan obat-obatan nyaris setengah ton.
Pengiriman relawan gelombang ketiga ini merupakan rangkaian aksi kemanusiaan bencana Sumatera bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Bogor.
Bagi pembaca yang ingin ikut mengambil peran, silakan membuka tautan donasi melalui teks ini ==> Gerakan Anak Negeri
Ketua Gerakan Anak Negeri Andi Ahmadi mengatakan, tim yang diberangkatkan pada gelombang 3 terdiri dari 2 dokter, 5 perawat serta relawan dari Metropolitan.
"Kita menambah personil relawan plus obat-obatan yang kemarin sudah habis," tutur Andi Ahmadi, Selasa 9 November 2025.
Andi menyamapikan, seluruh relawan yang berangkat akan membantu penanganan darurat, pelayanan kesehatan, serta dukungan sosial kepada masyarakat terdampak.
Baca Juga: Chanee Bongkar Dosa Lama Kemenhut! 9 Tahun Dighosting dan Dilarang Ungkap Fakta Hutan Gundul
Adapun nama nama yang ikut dalam keberangkatan relawan GAN gelombang 3 antara lain:
CEO Metropolitan sekaligus Penanggung Jawab GAN Hazairin Sitepu, Panca Aji Riyanto, dr. Yuniar Tri Kusuma Lubis, dr. Silvi Pahlevy, Helmi Riyaldi, Ade Muttaqin, Topan Aditya Hendra, dan Eko Wahyudi.
"Para relawan telah dipersiapkan untuk menghadapi berbagai kondisi di lapangan. Kami berharap kehadiran mereka dapat mempercepat pemulihan masyarakat di wilayah bencana," tambah Andi.
Bagi pembaca yang ingin ikut mengambil peran, silakan membuka tautan donasi melalui teks ini ==> Gerakan Anak Negeri
Sementara Hazairin Sitepu mengatakan, pengiriman relawan gelombang ketiga ini membawa banyak kebutuhan medis, terutama obat-obatan yang saat ini sangat dibutuhkan di lokasi bencana.
"Kali ini kita bawa obat sangat banyak, hampir setengah ton. Keperluan obat di lokasi bencana sangat banyak karena jumlah pasien juga banyak," ujar Hajairin.
Nantinya, para relawan ini akan memperkuat tim yang sudah berada di lokasi selama delapan hari terakhir.
"Ini hari ke-8 tim Gerakan Anak Negeri ada di lokasi bencana, dan kita telah merawat 1.000 pasien. Mudah-mudahan gelombang ketiga ini bisa memberikan manfaat yang lebih banyak," jelasnya.
Saat berita ini disiarkan, rombongan tim relawan telah mendarat di Bandara Silangit, Sumatera Utara pada Selasa siang.
Bagi pembaca yang ingin ikut mengambil peran, silakan membuka tautan donasi melalui teks ini ==> Gerakan Anak Negeri
Selanjutnya tim akan melanjutkan perjalanan darat menuju posko utama yang berjarak 7–8 jam.
Medan sulit dan cuaca yang belum menentu menjadi tantangan tersendiri dalam proses distribusi bantuan maupun pelayanan kesehatan.
Meski demikian, Hazairin optimistis relawan gelombang ketiga ini akan semakin memperkuat upaya kemanusiaan di wilayah terdampak.
Baca Juga: Terlambat! Mirwan Minta Maaf Usai Kabur Saat Bencana, Prabowo Sudah Murka
"Mudah-mudahan kita bisa melakukan kegiatan, tugas kemanusiaan dengan baik dan semua berjalan lancar," tandasnya.
Bantuan berupa obat-obatan ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan mendesak warga.
Mengingat tingginya angka pasien yang membutuhkan penanganan medis akibat bencana yang mengguncang Sumatra sejak akhir November lalu.
Bagi pembaca yang ingin ikut mengambil peran, silakan membuka tautan donasi melalui teks ini ==> Gerakan Anak Negeri
Gerakan Anak Negeri (GAN) telah berpengalaman dan terjun langsung ke berbagai bencana nasional seperti Tsunami Aceh, Nias, Sinabung, Merapi, Bantul, Pangandaran, Palu, Ambon, Semeru, hingga Cianjur.
Untuk masyarakat yang ingin berpartisipasi, bantuan dapat disalurkan melalui rekening Bank Mandiri 133-00-3275661-1 atas nama Yayasan Negeri Satu Bangsa.
Untuk mengikuti perkembangan dan informasi terbaru langsung dari relawan Gerakan Anak Negeri di lokasi silahkan klik LINK INI.***




