POJOKSATU.ID- Altafasalya Ardnika Basya (23), tersangka pembunuhan adik tingkatnya di Universitas Indonesia, Muhammad Naufal Zidan (19) hari ini menjalani rekonstruksi Selasa (22/8)
Altafasalya Ardnika Basya yang didampingi pihak kepolisian tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 10:30 WIB.
Kini, dirinya harus melakukan kembali reka adegan pembunuhan yang telah menelan nyawa korban.
Baca Juga: Joni, Siswa dari Belu yang Memanjat Tiang Bendera saat HUT RI 73, Begini Kondisinya Sekarang
Altafasalya Ardnika Basya tampak tertunduk lesu saat dihadirkan dalam proses rekonstruksi di tempat kejadian perkara (TKP) Indekos Apik Zire, Kukusan, Beji, Depok
Terlihat tangan dibrogol saat reka adegan pembunuhan akan dilakukan. Awal mula adegan dilakukan di luar kos, saat pelaku dan korban tiba.
Saat reka adegan akan dilakukan di kamar kos bernomor 102 (Tempat kejadian). Awak media yang hadir terpaksa harus menunggu di luar, karena keterbatasan tempat.
Baca Juga: Joni, Siswa dari Belu yang Memanjat Tiang Bendera saat HUT RI 73, Begini Kondisinya Sekarang
"Rekan-rekan media tunggu di luar ya, beberapa perwakilan saja yang masuk ke dalam. Soalnya tempatnya sempit," ucap salah sati pihak kepolisian
Diketahui Altafasalya Ardnika Basya nekat menikam korban Zidan diduga bermotif terlilit tunggakan bayar kos hingga pinjaman online (pinjol).
Altafasalya Ardnika Basya sempat mencuri sejumlah barang pribadi milik korban, mulai dari laptop MacBook, Hp iPhone hingga dompet. Atas perbuatannya Altaf terancam hukuman mati dengan sangkaan Pasal 340 Jo 338 KUHP dan 365 ayat 3 KUHP. ***



