POJOKSATU.id - Mahasiswa UMY Redho Tri Agustian ternyata sempat terekam kamera CCTV sebelum akhirnya hilang dan tidak pernah kembali.

Rekaman CCTV itu didapat dari tempat kos Redho, di kalurahan Tamantirto, Kasihan, Bantul.

Mahasiswa Fakulta Hukum UMY itu sendiri terakhir kali terlihat pada Selasa 11 Juli 2023 dini hari.

Baca Juga: 6 Tips Pakai Parfum yang Wajib Diikuti Semua Pria Agar Wangi Seharian

Saat itu, Redho diketahui meninggalkan tempat kos-nya.

Sejak saat itu, Redho yang memiliki nama lain Tomy itu tidak pernah lagi kembali ke tempat kos-nya.

Keberadaanya pun hilang serta telepon selulernya sudah tidak bisa lagi dihubungi.

 

Awal Kecurigaan

Salah seorang keluarga Redho di Yogyakarta, Majid, mengungkap bahwa keponakannya itu selama ini aktif selalu berkomunikasi dengan keluarganya.

Baca Juga: Sentra Kerupuk Udang Karawang: Kelezatan yang Tersembunyi di Rengasdengklok

Dan di hari Selasa itu pula menjadi komunikasi terakhir yang dilakukan Redho dengan ibunya di Pangkalpinang.

Komunikasi yang dilakukan itu juga cukup biasa sebagaimana percakapan dalam keseharian.

Akan tetapi setelah komunikasi terakhir itu, telepon seluler Redho sudah tidak bisa lagi dihubungi sehari kemudian.

Baca Juga: Polisi Karawang Tiba-tiba Datangi Kamar Kos di Telukjambe Timur, Ini Penyebabnya

"Hampir setiap hari kami berkomunikasi, jadi saat menelepon nomornya tidak aktif," ungkap Majid, dikutip pada Senin 17 Juli 2023.

Hal itu lantas memicu kekhawatiran keluarganya yang langsung bergegas mendatangi tempat kos-nya.

Namun yang didapati adalah bahwa Redho tidak ada di kamar kos-nya.

Baca Juga: Bekerja Sama dengan PNG Power, PLN Siap Pasok Listrik di Perbatasan Papua Nugini

Selain itu, kamar kos yang ditempati Redho juga dalam keadaan tidak terkunci.

"Ketika keluarga di Yogyakarta memeriksa kontrakannya, ternyata kosong dan pintunya tidak dikunci," beber Majid.

 

Terekam CCTV

Setelah mencoba mencari-cari dan bertanya kepada teman-temannya, ternyata tidak ada yang mengetahui keberadaan Redho Tri Agustian.

Baca Juga: ABK yang Hilang Seminggu di Perairan Selat Malaka Ditemukan Meninggal Dunia oleh Basarnas Medan

Hal itulah yang kemudian membuat keluarga menjadi semakin khawatir.

Dari situ, keluarga lantas memeriksa rekaman CCTV di tempat kos Redho.

Benar saja, Redho terekam kamera CCTV meninggalkan tempat kos tersebut.

Baca Juga: Pernah Saling Musuhan, Dewi Perssik Ikut Terharu Sang Keponakan Rosa Meldianti Menikah

Itu terjadi pada Selasa 11 Juli 2023 lewat tengah malam.

Majid menyebut, dalam rekaman CCTV itu, sama sekali tidak ada hal yang menunjukkan kejanggalan atau membuat curiga.

Bahkan keponakannya itu hanya membawa HP dan charger-nya saja.

Baca Juga: Kategori dan Jenjang Jabatan Fungsional Guru dan Non Guru

"Dalam rekaman CCTV, terlihat dia pergi keluar sekitar pukul 00.10 WIB, hanya membawa ponsel dan charger," beber Majid.

Namun setelah merunut rekaman CCTV itu, Redho ternyata tidak pernah lagi kembali ke tempat kos-nya.

Karena itu, keluarga lantas membuat laporan orang hilang ke Polsek Kasihan, Bantul.

Baca Juga: Eka Hospital Cibubur telah Bisa Layani Pasien BPJS

Laporan tersebut dibuat tepatnya pada Kamis 13 Juli 2023, sekitar pukul 12.30 WIB.


Jalan Kaki

Laporan orang hilang atas nama mahasiswa UMY Fakultas Hukum Redho Tri Agustian itu dibenarkan Kasi Humas Polres Bantul, Iptu I Nengah Jeffry.

Jeffry menjelaskan, Redho Tri Agustian yang merupakan warga Pangkalpinang itu dilaporkan hilang sejak Selasa 11 Juli 2023.

Sejak saat itu, telepon seluler Redho sudah tidak bisa lagi dihubungi sama sekali.

Baca Juga: Gubernur Edy Rahmayadi Terjunkan Puluhan Personil Satpol PP Tangkap Geng Motor Dan Begal di Medan-Binjai

Berdasarkan hasil penyelidikan polisi, didapat informasi bahwa Redho Tri Agustian meninggalkan tempat kos sekitar pukul 00.02 WIB.

Saat itu, korban meninggalkan tempat kos-nya menggunakan pakaian sweater warna hijau dan celana pendek warna hitam.

Redho meninggalkan tempat kos-nya dengan berjalan kaki.


Dikonfirmasi UMY

Terpisah, UMY membenarkan korban mutilasi di Turi, Sleman, itu merupakan salah seorang mahasiswanya.

Baca Juga: Kesal tak Ada Penyelesaian, Akses Sekolah Dasar Lengkong Karya Ditembok Beton Pemilik Lahan

“Ya, betul (korban mahasiswa UMY)," ungkap Dekan Fakultas Hukum UMY, Iwan Satriawan, Minggu 16 Juli 2023.

Karena itu, pihak kampus sudah berkoordinasi dengan pihak keluarga korban terkait dengan kasus tersebut.

"Kita sudah koordinasi dengan pihak keluarga, pagi tadi kita sudah berkomunikasi dengan tante-nya yang ada di Jogja," ungkap dia.

Baca Juga: IDI PWI

Terkait kasus pembunuhan dan mutilasi yang dialami Redho, UMY sepenuhnya mempercayakan kepada kepolisian.

"Kami juga serahkan kepada Polda DIY untuk investigasi lebih lanjut," kata dia.

Sampai saat ini, polisi juga masih belum mengungkap motif mutilasi mahasiswa UMY Redho Tri Agustian.***