POJOKSATU.id, BANDUNG - Indonesia Approach Education (IAE) sebagai organisasi mitra Kemendikbudristek dalam Program Organisasi Penggerak menyelenggarakan rapat persiapan bahan pelatihan dan koordinasi Program Organisasi Penggerak (POP) Kemendkbudristek Tahu 2023 yang diselenggarakan di Hotel GH University, Lembang, Kota Bandung pada tanggal 11-13 Februari 2023.

Rapat persiapan bahan pelatihan dan koordinasi dimaksudkan untuk menyamakan perspesi mengenai pelaksanaan pelatihan dan pendampingan kepada guru di 15 SD di Kota Bandung. Kegiatan POP Tahun 2023 masih berfokus pada implementasi Model Pembelajaran RADEC sebagai alternatif solusi dalam mengembangkan kemampuan literasi siswa.

Kegiatan ini dihadiri oleh guru besar Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Prof. Dr. Paed. Wahyu Sopandi, M.A. dan Direktur TIK Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Dr. Cepi Riyana, M.Pd. Kegiatan hari pertama dibuka oleh ketua IAE, Dr. Muh. Erwinto Imran, S.Pd., M.Pd yang menjelaskan mengenai pelaksanaan POP di Tahun 2023. Selanjutnya, Prof. Dr. Paed. Wahyu Sopandi, M.A. memberikan materi mengenai hakikat model pembelajaran RADEC. Terakhir, Dr. Cepi Riyana, M.Pd. memberikan penguatan mengenai konsep pelatihan agar lebih efektif dan efisien.

Kegiatan di hari kedua dan kegita yakni penyusunan bahan ajar pelatihan yang melibatkan instruktur POP, yakni Dr. Anggy Giri Prawiyogi, M.Pd. M.Sn., Yoga Adi Pratama, M.Pd., dan Indra Suhendra, M.Pd. Bahan ajar ini dimaksudkan untuk menjadi guide para guru dalam memahami model pembelajaran RADEC.

Pelatihan dan pendampingan yang dilaksanakan IAE menjadi salah satu upaya peningkatan kualitas pendidikan, khususnya dalam literasi siswa. Model pembelajaran RADEC yang menjadi fokus pelatihan, diharapkan dapat dipahami baik secara konseptual maupun praktis oleh para guru agar pelaksanaan kualitas pembelajaran literasi bisa meningkat. (Ega Nugraha/Pojoksatu)