POJOKSATU.id - Suku Togutil, komunitas adat yang mendiami pedalaman Halmahera, Maluku Utara, mendadak menjadi perhatian publik setelah video kemunculan mereka viral di media sosial.

Video tersebut memperlihatkan interaksi seorang pria dari Suku Togutil dengan sejumlah pekerja tambang di Halmahera.

Salah satu akun media sosial yang membagikan video itu adalah akun X (dulu Twitter) @heraloebss pada 24 November 2024.

Dalam video berdurasi 1 menit 24 detik tersebut, terlihat seorang pria dengan rambut gondrong, kumis, dan jenggot lebat turun dari bukit menghampiri sejumlah pekerja tambang.

Baca Juga: Pengendara Sepeda Motor Tertimbun Tanah Longsor saat Melintas di Jalan, Evakuasi Berlangsung Dramatis

Pria itu hanya mengenakan kain penutup aurat dan berbicara lantang dari kejauhan. Ia disebut sebagai warga Suku Togutil.

Salah seorang pekerja yang diduga warga lokal terlihat menyambut pria itu dengan bersalaman.

Suasana dalam video tampak santai meski ada sedikit kebingungan dari para pekerja.

Dalam narasi yang menyertai video, disebutkan bahwa pria Suku Togutil tersebut meminta makanan dari para pekerja yang berada di lokasi perusahaan pengeboran.

Ini bukan kali pertama video mengenai Suku Togutil menjadi sorotan.

Beberapa bulan sebelumnya, video serupa menunjukkan kedatangan tiga orang dari Suku Togutil—seorang pria dan dua wanita dewasa—ke lokasi tambang.

Baca Juga: Dituding Adu Domba Suku Bugis dan Makassar, Denny Sumargo Minta Maaf, Tegaskan Urusannya hanya dengan Farhat Abbas Pribadi

Ketiganya diterima hangat oleh para pekerja yang juga memberikan mereka makanan.

Suku Togutil dan Kehidupannya

Suku Togutil atau yang dikenal sebagai Tobelo Dalam adalah kelompok etnis nomaden yang hidup di pedalaman hutan Halmahera.

Baca Juga: LSM Pijar Keadilan Demokrasi Desak PUPR Ganti Hak Ulayat Laut Suku Ireeuw

Mereka menggantungkan hidup pada alam, dan keberadaan tambang di kawasan itu dikabarkan memudahkan akses ke Taman Nasional Aketajawe-Lolobata, habitat Suku Togutil.

Pria dari Suku Togutil yang tampak dalam video juga menyampaikan pesan penting.

Ia meminta masyarakat modern untuk saling menjaga satu sama lain dan tidak merusak hutan, yang menjadi tempat tinggal mereka.

Baca Juga: Suku Dayak Ternyata Ditakuti Tentara Belanda saat Masa Penjajahan

Menurut Koh Dani, seorang yang akrab dengan kondisi wilayah tersebut, pembangunan jalan tambang nikel turut membuka akses menuju hutan lindung.

Namun, ini juga menyebabkan masyarakat Suku Togutil kadang tersasar ke wilayah tambang untuk mencari makanan.

Suku Togutil kerap diasosiasikan sebagai keturunan bangsa Portugis dengan ciri ras Timur Tengah, berbeda dari mayoritas penduduk lokal yang berkulit hitam. Meski demikian, klaim ini belum mendapatkan pembuktian ilmiah yang pasti.***