POJOKSATU.ID - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Kabinet Merah Putih yang dipimpinnya masih dalam kondisi solid.

Ia membantah isu yang menyebut adanya perpecahan di internal kabinet, sebagaimana ramai diperbincangkan di media sosial dalam beberapa waktu terakhir.

Hal tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri peresmian program Sekolah Rakyat yang digelar secara serentak di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026).

Baca Juga: Kabar Baik buat Guru! Bantuan Insentif dan BSU 2025 Terbukti Dongkrak Daya Beli Keluarga

Di hadapan para peserta dan undangan, Prabowo menegaskan bahwa pemerintahannya tetap berjalan kompak dan fokus menjalankan program kerja.

Prabowo mengaku mengetahui adanya isu keretakan kabinet bukan dari laporan resmi, melainkan dari unggahan dan perbincangan di media sosial.

Menurutnya, kabar tersebut tidak mencerminkan kondisi sebenarnya yang terjadi di internal pemerintahan.

Baca Juga: Mau Sarjana atau SMA, Gaji PPPK Paruh Waktu Mataram Minimal Harus Rp1,5 Juta

“Ada yang bilang kabinet ini pecah, kabinet ini tidak solid. Saya tahunya dari media sosial,” ujar Prabowo, dikutip pojoksatu.id dari Youtube Sekretariat Presiden.

Presiden menilai dinamika pemerintahan adalah hal yang wajar, terutama dalam kabinet yang diisi oleh tokoh-tokoh dengan latar belakang berbeda.

Namun, ia menegaskan perbedaan pandangan tidak lantas diartikan sebagai perpecahan.

Baca Juga: Kemendikdasmen Percepat Pemulihan Layanan Pendidikan Melalui Distribusi Kelas Darurat dan Logistik Siswa

Menurut Prabowo, seluruh menteri dan pejabat di Kabinet Merah Putih memiliki komitmen yang sama, yakni bekerja untuk kepentingan rakyat dan menjalankan program pemerintah sesuai visi yang telah ditetapkan.

Ia menekankan bahwa koordinasi antarmenteri berjalan dengan baik.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menegaskan bahwa fokus utama pemerintah saat ini adalah memastikan program-program prioritas berjalan efektif, salah satunya melalui peluncuran Sekolah Rakyat.

Baca Juga: LOWONGAN MAGANG Bank BTN 2026 di Divisi Visual Communication, Terbuka untuk Mahasiswa dan Fresh Graduate

Program ini disebut sebagai bagian dari upaya pemerataan akses pendidikan bagi masyarakat, terutama di daerah-daerah yang selama ini masih terbatas fasilitas pendidikannya.

Ia meminta seluruh jajaran kabinet untuk tidak terpengaruh oleh isu-isu liar yang berkembang di luar, termasuk spekulasi di media sosial.

Menurut Prabowo, kerja nyata jauh lebih penting dibandingkan menanggapi rumor yang belum tentu benar.

Baca Juga: Beda Daerah Beda Nasib, Gaji PPPK Paruh Waktu Bervariasi dari Mulai Rp2-5 Jutaan Tergantung Wilayah Penempatan

“Yang penting kita bekerja, kita fokus. Rakyat menunggu hasil, bukan perdebatan,” tegasnya.

Prabowo juga mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar di ruang digital.

Ia mengingatkan bahwa tidak semua kabar di media sosial dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Baca Juga: Guru Wajib Tahu, Ini Link Resmi Kemdikdasmen 2026 untuk Data, Sertifikasi, dan Layanan GTK

Pernyataan Presiden tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa Kabinet Merah Putih masih solid dalam menjalankan roda pemerintahan.

Prabowo menutup sambutannya dengan optimisme bahwa kerja sama di internal kabinet akan terus diperkuat demi mewujudkan program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat.***