POJOKSATU.id, JAKARTA—Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tak terlihat saat menyambut Presiden Prabowo Subianto yang pulang dari luar negeri, UEA dan Qatar.
Presiden Prabowo langsung terbang menuju Provinsi Bali untuk meninjau kondisi banjir yang terjadi di beberapa lokasi di sana.
Prabowo tiba di Bandara I Gusti Ngurah Rai International Airport, Sabtu (13/9) dan disambut Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Gubernur Bali I Wayan Koster, dan Kapolda Bali Irjen Daniel Adityajaya.
Baca Juga: Karier Melejit Komjen Suyudi Ario Seto, Satu-satunya Alumni Akpol 94 yang Sudah Bintang Tiga
Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto juga terlihat ikut menyambut. Namun Kapolri Jenderal Listyo Sigit tak terlihat dalam penyambutan tersebut.
Presiden Prabowo Subianto meninjau ke sejumlah tempat-tempat terdampak bencana banjir yang menimpa di Bali.
Prabowo tiba di Bandara I Gusti Ngurah Rai International Airport mengenakan pakaian safari cokelat dan topi biru.
Absennya Kapolri Jenderal Sigit menjadi perhatian. Pasalnya, sedang beredar kabar bahwa Presiden Prabowo telah mengirim surat pergantian Kapolri ke DPR.
Ada dua nama yang santer disebut-sebut diusulkan menjadi Kapolri yaitu Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo dan Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto.
Banjir Bali Telan 16 Korban Jiwa
Seperti diketahui, beberapa hari lalu Bali diterpa bencana banjir.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat lebih dari 120 titik banjir yang menerjang 7 wilayah di kabupaten/kota Provinsi Bali.
Di mana, titik banjir paling banyak berada di wilayah Denpasar, Bali, mencapai 81 titik.
BNPB melaporkan jumlah korban meninggal dunia menjadi 16 orang, sementara satu orang masih dinyatakan hilang.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyebutkan adanya penambahan jumlah korban setelah tim gabungan berhasil menemukan salah satu dari dua korban yang sebelumnya dilaporkan hilang.
“Dengan demikian total korban meninggal dunia akibat banjir Bali menjadi 16 orang. Satu orang lainnya masih dalam pencarian,” ujarnya dilansir Antara, Jumat (12/9). ***




