POJOKSATU.id, YOGYAKARTA—Empati publik mengalir pada bayi-bayi yang diperlakukan tak manusiawi oleh pengelola Daycare Little Aresha Sorosutan, Umbulharjo, Yogyakarta.

Sikap geram publik dilampiaskan dengan mencoret-coret bangunan milik Daycare Little Aresha. Tulisan itu antara lain ‘Asu Tidak Ada Rasa Kemanusiaan’, ‘Bajingan’ dan ’Anak Jadi Korban’.

Tidak hanya bangunan fisik, pelaku yang belum diketahui identitasnya ini juga merusak kendaraan yang ada di lokasi.

Baca Juga: Astaga, Ketua dan Kepsek Daycare Aresha yang Suruh Tangan Kaki Anak Diikat, Dilepas Saat Makan

Dua unit sepeda motor yang terparkir di halaman Daycare Aresha ini tampak disiram menggunakan cat hitam.

Seorang warga sekitar yang enggan disebutkan namanya pada Selasa siang (28/4) menuturkan bahwa insiden perusakan tersebut diduga kuat terjadi pada dini hari.

Dia mengaku belum melihat adanya kerusakan pada malam sebelumnya dan baru menyadari kondisi bangunan setelah mendapat informasi dari aparat kewilayahan setempat.

Baca Juga: Ditetapkan Tersangka Bersama Ketua Yayasan, Ini Foto dan Sosok Kepsek Daycare Anita Palupy Indahsari

"Coretan umpatan itu tadi malam belum ada. Kami baru melihat pagi ini setelah dapat telepon dari Babinsa," ujar warga sekitar Daycare itu.

Sementara itu, Walikota Yogyakarta Hasto Wardoyo menegaskan bahwa pihaknya sangat memahami kondisi psikologis para orangtua korban.

Namun proses hukum yang tengah berjalan di kepolisian harus tetap dihormati bersama.

"Ya, saya bisa memahami emosi dari orangtua. Emosi memang ada, tetapi kami mohon untuk bersabar. Keadilan sedang diupayakan sebaik-baiknya di negara ini, sehingga percayakanlah kepada pihak yang berwajib. Tidak usah menghakimi sendiri supaya tidak menimbulkan benturan," jelasnya.***