POJOKSATU.id, JAKARTA—Publik mendesak Presiden Prabowo Subianto memecat Gus Miftah dari jabatannya sebagai Utusan Khusus Presiden (UKP) Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan.

Usulan pemecatan Gus Miftah sebagai Utusan Khusus Presiden ini terlihat di laman Change.or.id, dimana hingga Jumat pagi (6/12) sudah ditandatangani 234.383 orang.

Petisi ini baru berjalan dua hari atau sejak Rabu (4/12). Isi petisi meminta Prabowo mencopot Gus Miftah karena melontarkan kata-kata “Yo Kono Didol, Gob*ok” ke seorang penjual es teh manis di Magelang, Jawa Timur.

Baca Juga: Yati Pesek Disebut PSK, Yustinus Prastowo Sebut Mulut Gus Miftah Kotor, Otaknya Juga Jorok

Selain di laman Change.or.id, kasus ini juga menarik atensi masyarakat di laman Twitter atau X.

Nama Prabowo trending di Twitter atau laman X terkait kasus Gus Miftah ini, Jumat (6/12).

Dimana unggahan sudah mencapai 75,7 ribu postingan yang isinya meminta Prabowo mencopot Gus Miftah.

“Kepada Pak @prabowo. Tidak pantas seorang Utusan Khusus Presiden di bidang Kerukunan Beragama mengatakan “goblok” kepada Bapak Sun, penjual es. Memalukan kalau ada pejabat negara dengan ringannya mengatakan “Ndasmu etik” atau “goblok”,” tulis artis Fedi Nuril di akun X miliknya.

Baca Juga: PDIP Pastikan Pramono Anung Menang Satu Putaran di Jakarta, Raih 50 Persen + 2.924 Suara

“Pak @prabowo. Kabar tentang olok2an Miftah ke Pak Sun, penjual es, sudah sampai ke negara tetangga. Malu, Pak. Segera copot Miftah supaya harga diri pemerintah dan para pemuka agama Indonesia tidak semakin turun di mata internasional,” kata Fedi Nuril artis yang terkenal dengan film Ayat-ayat Cinta ini.

Kronologi Gus Miftah Hina Penjual Es

Penghinaan ini terjadi saat Gus Miftah atau Miftah Maulana Habiburrohman menghadiri acara Magelang Bersholawat pada 20 November 2024 lalu.

Dalam video, tampak seorang pedagang yang membawa es teh dan air mineral kemasan di atas kepalanya di acara pengajian itu. Belakangan nama bapak ini diketahui Sunhaji.

Baca Juga: Kasus Gus Miftah dan Penjual Es Sampai ke Malaysia, PM Anwar Ibrahim : Tak Sepantasnya Ulama Melontarkan Kata-kata Menghina

Sebagian peserta yang hadir berteriak meminta Gus Miftah memborong dagangan sang penjual yang tampak antusias mendengarkan ceramah sambil berdiri.

Namun bukannya merespons permintaan hadirin, Gus Miftah malah mengucapkan kalimat bernada olok-olok kepada pedagang tersebut.

“Es tehmu masih banyak tidak? Kalau masih ya sudah sana jual, go***k,” kata Gus Miftah dalam bahasa Jawa yang disambut gelak tawa para tamu di atas panggung.

Tampak raut muka pedagang es teh manis tersebut otomatis berubah tersenyum kecut mendengar ucapan Gus Miftah.***