POJOKSATU.ID - Cek profil sekilas Nusyirwan Soejono yang belum lama ini kabarnya mengejutkan publik.

Seperti diketahui, Nusyirwan Soejono merupakan seorang politikus senior PDI Perjuangan (PDIP).

Berdasarkan informasi dihimpun, dirinya diamanatkan sebagai Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP.

Baca Juga: Buntut Kasus Pembunuhan Jurnalis Wanita di Kalsel: Pihak Keluarga Juwita Dilarang Ikut Gelar Perkara

Namun, kiprah politik Nusyirwan Soejono justru berakhir usai dirinya dikabarkan telah meninggal dunia.

Sebagaimana halnya yang dikutip Pojoksatu.id dari portal media jpnn.com pada Minggu (30/3/2025).

Dalam artikelnya, Juru Bicara (Jubir) PDIP Guntur Romli turut menanggapi kabar duka tersebut.

Baca Juga: Buntut Kasus Pembunuhan Jurnalis Wanita di Kalsel: Pihak Keluarga Juwita Dilarang Ikut Gelar Perkara

Romli mengonfirmasi bahwa senior PDIP itu telah meninggal dunia di Rumah Sakit (RS) Mayapada.

“Nusyirwan Soejono meninggal dunia pada pukul 01.56 dini hari di RS Mayapada Lebak Bulus," jelasnya.

Diketahui, kepergian senior fraksi logo banteng merah ini meninggalkan duka bagi keluarga yang ditinggal.

Baca Juga: Anggota DPD RI Agustin Teras Narang Dorong Kalteng jadi Percontohan Pengelolaan ASN Berkualitas

Berdasarkan informasi dihimpun, Nusyirwan yang dikabarkan telah tiada ini meninggalkan sang istri beserta anak-anaknya.

Berikut profil Nusyirwan Soejono:

Nusyirwan Soejono adalah seorang politisi Indonesia yang berperan aktif dalam naungan PDIP.

Baca Juga: 5 Tips Jitu Ditanya 'Kapan Nikah?' saat Lebaran, Balasan Kalem dan Elegan

Tidak hanya sekadar sebagai kader PDIP, dirinya juga berkiprah di lembaga legislatif Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Bukan main, Nusyirwan menjabat sebagai DPRselama tiga periode berturut-turut, yakni 2004–2019.

Diketahui, keberhasilannya dalam menduduki bangku di parlemen ini mewakili daerah pemilihan Jawa Tengah VI.

Baca Juga: Kronologi Kasus Juwita, Jurnalis Wanita yang Ditemukan Tewas Usai Dibunuh Oknum TNI AL di Kalsel

Selama masa jabatannya di DPR, Nusyirwan diketahui berada di Komisi V yang membidangi urusan infrastrukur dan perhubungan.

Namun, rekam jejaknya sebagai kader PDIP sekaligus eks anggota DPR ini terpaksa berakhir lantaran dirinya telah dipanggil. ***