POJOKSATU.ID- Sosok Rudi S Kamri masih menjadi perbincangna hangat di media sosial terkait unggahannya di Youtube yang menyebut Menteri Prabowo Subianto menampar dan mencekik Wakil Menteri Pertanian.
Rudi S Kamri diketahui sebagai Chief Executive Officer (CEO) sekaligus founder channel YouTube Kanal Anak Bangsa TV.
Lantas siapa sosok Rudi S Kamri yang disebut-sebut orang pertama yang menyebut menteri yang menampar wamen adalah Menhan Prabowo.
Baca Juga: Filmnya Layak Tayang setelah Sempat Diadukan ke LSF, Syakir Daulay : Saya Minta Maaf Kalau Ada Salah
Dari riwayat pendidikannya, ia merupakan alumni dari Institut Pertanian Bogor (IPB) Jawa Barat.
Ia berasal dari Jakarta dan hingga saat ini masih tinggal DKI Jakarta.
1. Kerap Unggah Konten Provokatif
Baca Juga: Mengurai Darurat Harga Beras
Dikutip dari berbagai sumber, Rudi S Kamri seorang influencer sering mengangkat berbagai isu hangat di tanah air terutama yang bersinggungan dengan politik dan pejabat di pemerintahan.
Dilihat dari akun Youtubenya, Rudi S Kamri kerap mengunggah konten-konten memang kerap menyerang kepribadian seseorang alias provokatif.
Dari jejak digital di akun Youtubenya, Rudi S Kamri juga pernah Ridwan Kamil, Putri mantan Wapres RI Jusuf Kalla, hingga Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI.
2. Tuding Habib Rizieq Sebar Hoax
Baca Juga: Ternyata Ini Penyebab Ledakan di Rumah Sakit Eka Hospital yang Bikin Gegana Sampai Turun Tangan
Selain menyebarkan berita hoax tentang Prabowo menampar Wamentas, ternyata Rudi S Kamri juga pernah mengunggah konten tentang Habib Rizieq.
Konten Youtube berjudul Rizieq Shihab Sebarkan Hoax Abdul Somad Ditangkap Polisi. Dalam konten ini, narasinya seolah-olah Habib Rizieq menyebarkan hoax.
Saat dikroscek, ternyata Habib Rizieq memerintahkan tim pengacaranya memberikan bantuan kepada Ustaz Abdul Somad bila benar yang bersangkutan ditangkap polisi.
Baca Juga: Geger! Ada Ledakan di Rumah Sakit EKA Hospital Serpong, Gegana Langsur Meluncur TKP
Ternyata yang ditangkap adalah sahabat UAS, Ustaz Burhan. Dai ditangkap karena membantu membuka posko makanana di Rempang, dan dia malah dituduh membantu warga melakukan kejahatan.
3. Kerap Serang Anies dengan Isu Agama
Tak hanya Prabowo yang menjadi sasaran politik, di konten Youtubenya, Rudi S Kamri juga kerap menyerang capres Anies-Cak Imin dengan isu-isu agama.
Dalam konten Youtubenya, Rudi S Kamri pernah mengunggah konten berjudul Pendukung Anies Jual Surga dan Neraka untuk Kampnye Politik. Inilah Politik Identitas!!!.
Baca Juga: Kematian Gojo Satoru di Chapter Terbaru Anime Jujutsu Kaisen, Fiksi atau Fakta?
Isi konten ini kebanyalan memuat potongan-potongan video pendukung Anies Baswedan yang mengajak umat memilih Anies dengan menggunakan ayat-ayat Alquran.
4. Akui Sebar Hoax Soal Prabwowo
Setelah ramai di media terkait isu Prabowo menampar Wamentan, kemudian istana buka membantah isu tersebut. Akhirnya Rudi S Kamri meminta maaf karena mengaku telah menyebar kabar hoax.
"Saya mengklarifikasi konten yang berjudul Prabowo mencekik dan menampar Wamentan. Ternyata tidak benar. Saya langsung mentakedown," kata dia dalam video yang viral, Rabu 20 September 2023.
Rudi S Kamri akui bahwa informasi tentang menteri yang mencekik wamen itu pertama ia dapati dari akun Youtuber Seword TV.
Baca Juga: Kematian Gojo Satoru di Chapter Terbaru Anime Jujutsu Kaisen, Fiksi atau Fakta?
Namun ternyata informasi yang disebar akun Youtube Seword TV itu tidaklah benar alias hoax.
"Ternyata informasi yang saya terima dari Seword maupun dari berbagai pihak. Itu tidak benar adanya. Untuk itu saya mohon maaf sebesar-besarnya kepada Pak Prabowo Subianto dan para pendukungnya," tuturnya.
Rudi S Kamri juga berjanji tidak akan menyebar lauskan lagi konten-konten yanf bersifat hoax.
Baginya kejadian ini aka menjadi pembelajaran yang berharga untuk lebih hati-hati lagi menyebarkan konten tersebut.
Baca Juga: Kematian Gojo Satoru di Chapter Terbaru Anime Jujutsu Kaisen, Fiksi atau Fakta?
"Kami tetap berkomitmen tidak akan menyebarkan hoax dan fitnah. Dan ini menjadi pembelajaran terbaik bagi anak-anak bang bangsa dan khusunya buat saya sendiri," tuturnya.
Seperti diketahui, beredar informasi di media sosial jika salah seorang menteri menampar dan mencekik wakil menteri (wamen) di ruang rapat kabinet.
Isu ini dilempar oleh Direktur Seword Media Utama Alifurrahman, yang diunggah lewat kanal YouTube Seword TV.
Kendati tak menyebut nama, tudingan ini mengarah ke Prabowo Subianto. Sebab, selain menteri, Alifurrahman juga menyebut bahwa terduga pelaku merupakan seorang calon presiden (capres). ***



