POJOKSATU.id, JAKARTA-- Profil ormas Manguni belakangan disorot warganet. Ormas di Sulawesi Utara (Sulut) ini jadi sorotan usai bentrok dengan massa aksi solidaritas Palestina di Kota Bitung.
Berdiri lebih dari 20 tahun yang lalu, Brigade Manguni memiliki anggota yang cukup besar dan siap dimobilisasi dengan perintah pimpinan.
Nilai utama yang mereka usung adalah "Mapalus" atau gotong royong, serta "Sitou Timou Tumou Tou", yang berarti manusia hidup untuk memanusiakan orang lain.
Organisasi ini juga pernah bereaksi terhadap Holywings yang pernah meluncurkan minuman bernama Maria Muhammad.
Kelompok yang saat ini dipimpin Andy Rompas, juga kerap memberikan pernyataan dukungan politik ke salah satu figur capres. Salah satu pentolan kelompok ini, mengunggah postingan provokatif.
Pria bertato dalam postingan medsos itu, mengaku akan sembarang menyerang wanita berhijab dan berkopiah.Beberapa warganet menyerukan kepada institusi Polri untuk segera menangkap pentolan Manguni tersebut.
Segerombolan orang yang mengatasnamakan Manguni Makasiouw melakukan penyerangan pada orang-orang yang melakukan aksi damai.
Pada penyerangan tersebut, kelompok yang terlihat membawa bendera Israel, dan menyerang dengan senjata tajam.
Selain melakukan penyerangan pada kelompok yang melakukan aksi damai, Kelompok tersebut juga dilaporkan melakukan perusakan pada satu unit ambulans yang berjaga di lokasi aksi dilakukan.
Salah satu media online sempat memuat kondisi ambulans yang sudah rusak parah.
Sejumlah orang yang mengklaim sebagai bagian dari Manguni Makasiouw melakukan tindakan yang kurang menyenangkan terhadap peserta aksi damai.
Ini menimbulkan kontroversi mengenai peran dan tanggung jawab organisasi dalam menjaga ketertiban dan keamanan.###




