POJOKSATU.ID – Cek profil Nurhadi Abdurrachman, eks Sekretaris Mahkamah Agung (MA) di bawah ini.
Seperti diketahui sebelumnya, nama Nurhadi Abdurrachman tengah ramai menyita perhatian publik.
Tidak lain, hal ini terjadi usai eks Sekretaris MA tersebut beru saja ditangkap oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Baca Juga: Kronologi Kasus Nurhadi Abdurrachman, Eks Sekretaris MA Ditangkap KPK Kembali Usai Dipenjara 6 Tahun
Padahal, Nurhadi Abdurrachman baru saja dinyatakan bebas dari penjara selama 6 tahun terkait kasus korupsi.
Sebagaimana dilansir Pojoksatu.id dari portal media radarsolo.jawapos.com pada Selasa (1/7/2025).
Dalam artikelnya, Nurhadi disebut kembali ditangkap bukan karena kasus serupa seperti sebelumnya.
Baca Juga: Angin Segar untuk PPPK, Ada Hak Pensiun sampai Bisa Jadi Camat
Melainkan, dirinya ditangkap penyidik KPK terkait dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).
“KPK melakukan penangkapan dan kemudian dilakukan penahanan kepada Saudara NHD (Nurhadi) di Lapas Sukamiskin," tutur Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo.
Berikut profil Nurhadi Abdurrachman:
Baca Juga: Dari Lapangan Badminton ke Kursi Direktur: Perjalanan Kevin Sanjaya Menuju MNC Vision
Nurhadi, sosok yang dikenal luas di lingkungan peradilan Indonesia, dilahirkan di Kudus, Jawa Tengah, pada 19 Juni 1957.
Nurhadi memulai pengabdiannya di Mahkamah Agung (MA) sebagai staf yang terhitung sejak 1988 silam.
Kariernya mulai menanjak ketika pada 1997, yang mana dirinya dipercaya menjabat sebagai Pelaksana Harian Kepala Seksi Penelaahan Berkas Perkara.
Baca Juga: Sosok Fadhal Rahmat, Anggota DPRD Kendari Termuda Viral Ngevape saat Rapat Ternyata Kader Golkar
Setahun berselang, Nurhadi dipromosikan sebagai Kepala Seksi di Direktorat Pranata dan Tata Laksana Perkara Perdata.
Kemampuan manajerialnya yang mumpuni membawanya pada posisi sebagai Pejabat Kepala Bidang Penyelenggaraan Diklat dan Pelaporan di Pusat Pendidikan dan Pelatihan MA pada 2001.
Pada 2003 menjadi tonggak baru dalam perjalanan kariernya ketika Nurhadi diangkat sebagai Kepala Sub Direktorat di Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum.
Tidak lama kemudian, Nurhadi memegang posisi strategis sebagai Kepala Biro Hukum dan Humas MA apda 2007 silam.
Puncak kariernya tercapai ketika Nurhadi ditunjuk menjadi Sekretaris MA yang terhitung mulai 2011.
Dalam jabatan itu, Nurhadi menjalankan peran penting dalam mendukung operasional lembaga peradilan tertinggi tersebut.
Nurhadi menjalani tugas tersebut selama lebih dari lima tahun hingga akhirnya memutuskan untuk mengundurkan diri pada pertengahan 2016.***
Untuk mendapatkan artikel menarik dengan lebih cepat dan mudah bisa download aplikasi Pojoksatu.id untuk Android dan iOS dengan link di bawah ini:
Versi Android
Versid iOS
Untuk mendapatkan artikel melalui saluran Whatsapp Pojoksatu.id atau Fanpage Edugov Pojoksatu.id bisa klik link di bawah ini:
Channel Whatsapp
Fanpage Edugov



