POJOKSATU.ID – Cek profil Muhammad Kerry Adrianto Riza, Bos PT Navigator Khatulistiwa di bawah ini.

Seperti diketahui, nama Kerry Adrianto Riza belum lama ini ramai disorot publik usai tersandung kasus korupsi PT Pertamina.

Yang mana, dirinya telah ditetapakan sebagai tersangka lantaran memiliki andil dalam merugikan kas negara sebesar Rp193,7 triliun.

Baca Juga: Heboh Pertamax Ternyata Pertalite, Fadjar Pertamina: Kejaksaan Permasalahkan Pembelian RON 90 dan 92

Berdasarkan informasi dihimpun, Kerry Adrianto Riza melakukan praktik tersebut bersama dengan Dirut PT Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan.

Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari portal media kaltimpost.jawapos.com pada Rabu (25/2/2025).

Dalam artikelnya, Kerry dikonfirmasi terlibat dalam tindak pidana bersama para pejabat pemerintahan.

Baca Juga: Bareskrim Bongkar Kasus Perdagangan Orang Jaringan Internasional, Modus Kirim Pekerja ke Bahrain, Ini Peran Para Pelaku

Tidak sendirian, dirinya juga turut ditemani oleh Dimas Werhaspati dari PT Jenggala Maritim, dan Gading Ramadan Joede dari PT Orbit Terminal Merak.

Mereka bekerja sama dengan oknum pejabat Pertamina untuk mengatur harga serta memastikan kemenangan pihak broker tertentu secara tidak sah.

Tidak lain, hal ini mereka lakukan agar perusahaan yang bertanggung jawab dalam tindak pidana tersebut merupakan dari golongannya sendiri.

Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Tegaskan Tidak Ada Pengoplosan BBM Pertamax, Kualitas Sesuai Standar

Yang mana, dalam proses pengadaan produk kilang minyak, Riva seharusnya membeli RON (Research Octane Number) 92.

Namun, kenyataannya yang dibeli oleh Dirut PT Pertamina Patra Niaga ini tidak lain adalah RON 90.

Seperti diketahui, RON 90 merupakan kualitas BBM berkualitas rendah jika dibandingkan dengan yang seharusnya dibeli Pertamina.

Baca Juga: Tanda Kendaraan Kamu Diisi Oplosan Pertamax Dengan Bahan Bakar Lainnya!

Produk tersebut kemudian dicampur agar terlihat sesuai dengan spesifikasi RON 92, tindakan yang jelas melanggar ketentuan yang berlaku.

Lebih lanjut, kasus ini berakhir dengan melibatkan Yoki Firnandi selaku Dirut PT Pertamina Internasional Shipping.

Yang mana, dirinya melakukan pengadaan impor dengan cara manipulasi harga melalui praktik mark-up sebesar 13-15% dengan melibatkan para bos swasta.

Baca Juga: Peran Strategis Danantara dalam Investasi Nasional Bakal Segera Dilaksanakan!

Tentu, akibat tindakan ilegal tersebut memberikan memberikan keuntungan besar bagi para pihak broker.

Berikut profil Muhammad Kerry Adrianto Riza:

Kerry Adrianto, atau yang juga dikenal sebagai Kerry Riza, lahir di Jakarta pada tahun 1986 dari pasangan Mohammad Riza Chalid dan Roestriana Adrianti.

Kerry menghabiskan masa sekolahnya di Jakarta sebelum pindah ke Singapura bersama keluarganya pada tahun 1998.

Baca Juga: Selamat Datang KURIKULUM CINTA, Kuatkan Kerukunan Umat BERBANGSA dan BERAGAMA, Begini PENJELASAN MENAG Soal Konsep, Tujuan dan Manfaat Kurikulum Ini

Dari tahun 2000 hingga 2004, ia menempuh pendidikan di United World College of South East Asia, Singapura seperti yang ikutip Pojoksatu.id dari unggahan akun X @AidulFa.

Selanjutnya, ia melanjutkan studi di Imperial College, University of London, dan meraih gelar BSc Applied Business Management pada tahun 2008.

Selain pendidikan formal, Kerry juga mengikuti berbagai program musim panas, seperti matematika di Cambridge University (2003) dan Oxford University (2002).

Baca Juga: Intip Kekayaan Riva Siahaan, Dirut PT Pertamina Patra Niaga Jadi Tersangka Kasus Korupsi Punya Harta Rp21,6 Miliar

Ditambah, arsitektur Eropa di The American School, Lugano, Swiss (2001), serta sejarah Amerika dan bahasa Inggris di Philips Academy Andover, Massachusetts, AS (2000).

Pada November 2011, Kerry mulai aktif menulis analisis ekonomi yang pernah diterbitkan di situs Jakarta Globe.

Kemudian, perjalanan pendidikannya berakhir dengan menikahi seorang wanita bernama Atya Irdita Sardadi.

Baca Juga: Kabar Terkini PPG dan Sertifikasi: InfoGTK, TPG, dan Jadwal Pencairan!

Tidak sampai disitu, dirinya melanjutkan karier sepanjang hidupnya di beberapa perusahaan ternama.

Di antaranya: - Komisaris Utama GAP Capital
- Presiden Direktur PT Pelayaran Mahameru Kencana Abadi
- Beneficial Owner PT Navigator Khatulistiwa
- Presiden Direktur Mandiri Arafura Limited (Inggris)
- Presiden Direktur KidZania Jakarta.

Baca Juga: Murka Dituduh Pelakor, Akui Syuting Adegan Dewasa Bareng Mantan Suami Mom Sterlik, Dewi Perssik : Aku Enggak Pernah Merasa Ganggu Rumah Tangga Orang

Demikianlah profil Muhammad Kerry Adrianto Riza, Bos PT Navigator Khatulistiwa yang tersandung kasus korupsi PT Pertamina. ***