POJOKSATU.id - Siapa Marco Karundeng? Kenapa sosok bertato itu dicari-cari usai bentrok di Kota Bitung, Sulawesi Utara.
Bentrok di Kota Bitung terjadi pada Sabtu 25 September 2023 petang waktu setempat.
Bentrok itu sendiri sampai membuat Kota Bitung mencekam.
Baca Juga: Prediksi Skor Juventus vs Inter Milan 27 November: Si Nyonya Tua Bukan Favorit
Beruntung aparat dengan cepat bertindak sehingga bentrok langsung bisa diredam.
Saat ini kondisi Kota Bitung sudah aman dan kondusif serta masyarakat sudah beraktivitas secara normal.
Kapolres Bitung, AKBP Tommy Bambang Souissa mengatakan, bentrok di Kota Bitung bermula dari perayaan ulang tahun ormas Laskar Manguni Minahasa.
Baca Juga: Prakiraan Susunan Pemain Juventus vs Inter Milan 27 November, Tim Tamu Krisis Bek
Perayaan ulang tahun Laskar Manguni itu digelar di GOR Dua Saudara dan telah mendapat izin dari Kesbangpol dan kepolisian karena untuk kebudayaan.
Kebetulan, massa aksi bela Palestina melintas di lokasi perayaan Laskar Manguni.
Diduga karena kesalahpahaman, kedua kelompok massa kemudian terlibat bentrok.
Baca Juga: 13 Fakta Penting Anda Ketahui Jelang Juventus vs Inter Milan, Ternyata Bianconeri Cukup Dominan
Saat ini, Polres Bitung tengah melakukan penyelidikan terkait motif dan penyebab pasti bentrok di Kota Bitung tersebut.
Sementara, Kapolda Sulawesi Utara, Irjen Setyo Budiyanto memastikan bahwa kondisi di Kota Bitung saat ini sudah kondusif.
Pihaknya juga terus memantu dan melakukan patroli untuk menjaga situasi tetap aman.
Irjen Setyo juga meminta masyarakat tidak terprovokasi dan meminta kedua kelompok massa terlibat bentrok ikut memastikan kondusifitas Kota Bitung.
Hal senada juga disampaikan Panglima Brigade Manguni Indonesia (BMI) Kota Bitung, Noldy Manisang.
Baca Juga: Beras Murah di Bawah HET tapi Berkualitas dari Perum Bulog, Beli di Sini
Dia juga meminta agar tidak terprovokasi dan menyerahkan kasus ini kepada aparat hukum.
"Jangan terprovokasi, tetap tenang. Karena saat ini kondisi Kota Bitung sudah aman terkendali," kata Noldy.
Sementara, Wali Kota Bitung, Maurits Mantiri, mengimbau masyarakat menahan diri demi menjaga ketenteraman dan keamanan serta rasa persaudaraan yang terjalin selama ini.
Baca Juga: Anies-Cak Imin Diyakini Menang Pilpres 2024 Satu Putaran Jika Tak Ada Kecurangan
"Saat ini situasi sudah kondusif. Diharapkan tidak menyebar luaskan foto dan video sehingga tak ada yang terprovokasi. Mari sama-sama saling mendamaikan," tandas Maurits.
Dia juga menyampaikan telah digelar pertemuan antara Forkopimda dengan tokoh agama setempat untuk mendinginkan situasi.
Profil Marco Karundeng
Usai bentrok di Kota Bitung tersebut, media sosial diramaikan dengan sosok Marco Karundeng.
Baca Juga: Skema Penentuan Kelulusan PPPK 2023 Jika Nilai Akhir Sama, Ada Faktor Keberuntungan
Sosok Marco Karundeng disebut-sebut menjadi provokator bentrok di Kota Bitung.
Seiring dengan hal tersebut, beredar tangkapan layar komentar sebuah unggahan di media sosial Facebook.
Tangkapan layar tersebut diambil dari grup Facebook Sulawes Utara Community.
Entah apa isi unggahan tersebut tapi terlihat akun Marco Karundeng ikut berkomentar.
Akan tetapi komentar Marco langsung memicu reaksi keras dari penggunda Faceboo lainnya.
Dalam komentarnya, Marco Karundeng menyatakan akan menghabisi siapapun orang yang berkopiah dan berjilbab yang ditemui.
Sejumlah pengguna Facebook lain pun langsung mengingatkan Marco.
Akan tetapi Marco Karundeng tetap tak peduli.
Bahkan Marco Karundeng menyatakan siap berperang dengan masyarakat muslim.
Di media sosial, unggahan tuntutan agar Marco Karundeng ditangkap menggema.
Baca Juga: Tiket Promo Kereta Cepat Whoosh Desember 2023, Harga Tiket Hari Kerja dan Weekend
Ia disebut-sebut sebagai provokator bentrok di Kota Bitung.
Bahkan ada yang menyebutkan bahwa saat ini Marco tengah dicari-cari oleh masyarakat.
Baca Juga: Jokowi cuma Sebut Nama Mantu Luhut Letjen Maruli Simanjuntak Kadidat KSAD
Disebutkan pula bahwa Marco Karundeng adalah anggota ormas Laskar Manguni.
Tidak sedikit pula publik yang menuntut polisi agar secepatnya mendangkap Marco Karundeng.
Berdasarkan penelusuran Pojoksatu.id, berbarengan dengan ramainya berita bentrok di Kota Bitung, akun Facebook Marco Karundeng sudah menghilang.***




