POJOKSATU.id — Mantan Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta M Taufik meninggal dunia Rabu malam (3/5) pukul 21.40 WIB. Dari profil singkatnya, Taufik dikenal pendukung setia atau loyalis Anies Baswedan.

M Taufik merupakan mantan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta periode 2014-2019 serta 2019-2022 meninggal karena kanker paru di RS Siloam Semanggi.

Taufik yang meninggal di usia 66 tahun ini ternyata pernah divonis penjara selama 18 bulan pada 27 April 2004 karena kasus korupsi yang menyebabkan kerugian negara Rp 488 juta.

Taufik merupakan sosok politisi senior yang lahir pada 3 Januari 1957 di Jakarta.

Ia merupakan anak pertama dari sepuluh bersaudara. Taufik merupakan putra dari pasangan Haji E Hasan Turwaedi dan Enok Zahara yang menghabiskan masa kecilnya di Banten.

Suami dari Dian Kartika Rini ini merupakan alumni dari Universitas Jayabaya, Jakarta.

Sebelum menjadi politisi Gerindra, Taufik sempat menjadi Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta pada 2003.

Saat masih menjabat sebagai Ketua KPU DKI Jakarta, Taufik ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan alat peraga Pemilu 2004.

Taufik divonis penjara selama 18 bulan pada 27 April 2004 karena kasus korupsi yang menyebabkan kerugian negara Rp 488 juta.

Taufik bergabung dengan Partai Gerindra sejak partai itu berdiri sejak 2008.

Sebagai kader Gerindra, Taufik dua kali berhasil memenangkan calon yang diusung partainya di Pilkada DKI Jakarta.

Pada Pilkada DKI 2012, Gerindra bersama partai pendukung lainnya memenangkan pasangan Jokowi-Ahok.

Sementara pada Pilkada 2017, Gerindra di bawah pimpinan Taufik bersama partai pendukung lainnya berhasil memenangkan pasangan Anies-Sandi.

M Taufik yang dikenal sebagai loyalis Anies Baswedan meninggal dunia Rabu malam (3/5/2023) sekitar pukul 21.40 WIB di RS Siloam, Semanggi, Jakarta.

Taufik merupakan pendukung setia Anies Baswedan saat menjabat Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2023.

Mohamad Taufik telah menyatakan mengundurkan diri dari Partai Gerindra dan Pimpinan DPRD DKI Jakarta tahun 2022 lalu. Diduga terkait sikapnya yang mendukung pencapresan Anies Baswedan.

M Taufik juga dikenal sebagai pimpinan DPRD DKI Jakarta yang totalitas membela Anies Baswedan selama menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta 2017-2023.

Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melalui akun Facebook pribadinya menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya M Taufik.

“Selama 7 tahun terakhir ini kami bersama-sama terus. Pribadi aktivis yang luar biasa. Pertemanannya yang luar biasa luas, membantu siapa saja yang membutuhkan dan konsisten dalam perjuangan,” kata Anies dalam unggahan Facebooknya, Kamis (4/5).

Menurut Anies Baswedan, almarhum adalah salah satu yang paling konsisten dalam mengawal dan mendukung semua kegiatan di Jakarta.

Pada saat sudah sakit sekalipun, semangatnya tidak pernah menurun apalagi memudar. Selalu semangat tinggi dan amat kuat.

“Almarhum teguh pada sikapnya walaupun harus menghadapi konsekuensi yang tidak sederhana,” kata Anies memuji M Taufik salah satu loyalisnya ini. (ikror/pojoksatu)