POJOKSATU.id, JAKARTA— Rocky Gerung lahir di Kampung Rambunan, Sonder, Minahasa, Sulawesi Utara. Nama ayahnya Opa Zet. Dari data profil, umur Rocky sudah 64 tahun.

Rocky Gerung lahir pada 20 Januari 1959. Dia tinggal di Manado sejak kecil sampai usia SMP, lalu pindah ke Jakarta sejak SMA.

Dia mulai kuliah di jurusan Hubungan Internasional di Universitas Indonesia.

Namun ia tidak menyelesaikannya dan justru memilih masuk jurusan Ilmu Filsafat yang saat itu masih tergabung dalam Fakultas Ilmu Sosial hingga lulus sebagai sarjana.

Baca Juga: Kepa Arrizabalaga Pengganti Courtois, Chelsea dan Real Madrid Sudah Deal

Karena kepiawaiannya dalam beretorika, Rocky Gerung pun dimintai tolong untuk mengajar di jurusannya dahulu yang kini sudah tergabung dalam Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya.

Ia menjadi dosen tidak tetap. Dirinya pun akhirnya harus berhenti mengajar karena adanya Undang-Undang No.14 Tahun 2005.

Dalam Undang-Undang tersebut syarat seorang dosen haruslah miminal mempunyai gelar magister, sedangkan dirinya hanyalah menyandang gelar sarjana.

Publik pun semakin yakin dengan kompetensi Rocky Gerung disaat ia menjadi dosen pembimbing pascasarjana dari artis Dian Sastrowardoyo.

Baca Juga: Pengamat Nilai Maksud Jokowi Sosok yang Mampu Berlari Kencang Adalah Ganjar Pranowo

Rocky juga mendirikan sebuah organisasi yang bernama SETARA Institute yang berfokus pada isu-isu kesetaraan keberagaman dan HAM.


Kehidupan Masa Kecil


Bercerita tentang masa kecilnya, Rocky lebih menyukai pelajaran–pelajaran yang pasti atau ilmu pasti seperti matematika dan fisika karena ayahnya memang seorang pengajar matematika.

Sejak kecil, hobinya membaca buku–buku filsuf seperti Pedang Rajawali, Kho Ping Ho, dan beberapa buku lainnya.

Debat juga memang sudah ia sukai sejak kecil. Ia pun mengakui bahwa teman temannya terkadang merasa terganggu dengan keberadaanya.

Seperti anak kecil lainnya, ia juga pernah melakukan kenakalan–kenakalan seperti memalsukan tanda tangan orang tua di raport sampai orang tuanya dipanggil ke sekolah.

Didikan orang tua juga mempengaruhi kehidupan ia saat ini. Ia berkata bahwa orang tuanya memang sudah mengajarkan untuk terbuka sejak kecil.

Sehingga membuat dia menjadi sosok yang begitu terang –terangan, egaliter dan disiplin.


Rocky Mau Pulang Kampung


Rocky Gerung rupanya memiliki rencana untuk ikut pengucapan syukur (thanks giving) di kampung halamannya di Desa Rambunan, Kecamatan Sonder, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara (Sulut).

Rocky berencana pulang kampung pada 10 September 2023 nanti dan mengikuti acara syukuran di kampungnya.

"Rencana datang tanggal 10 September pas pengucapan syukur, Rocky dan saudara-saudara mo bakumpul di sini," kata Rofna Gerung saat diwawancarai Manado Post, tokoh muda Desa Rambunan yang masih keluarga dengan Rocky Gerung.

Diketahui, Desa Rambunan adalah tempat lahir Rocky Gerung dan dibesarkan Opa Zet, ayah kandung dari Rocky Gerung yang kini berdomisili di Manado.

Kakak beradik Opa Zet, bahkan keluarga besar Gerung saat ini masih tinggal di Desa Rambunan dan sekitarnya di Kecamatan Sonder Minahasa.

Jarak Desa Rambunan dengan Ibu Kota Kabupaten Tondono sekitar 28 km sementara jarak dengan Ibu Kota Provinsi Sulut, Manado, yakni 43 km.


Profil Lengkap Rocky Gerung


Nama Lengkap: Rocky Gerung

Tempat, Tanggal Lahir: Manado, 20 Januari 1959

Umur: 64 tahun

Zodiak: Aquarius

Agama : Katolik

Nama Saudara: Grevo Gerung

Nama Ayah : Opa Zet

Asal Kampung : Desa Rambunan, Kecamatan Sonder, Kabupaten Minahasa, Sulut

Pendidikan: Sarjana Sastra Jurusan Ilmu Filsafat, Universitas Indonesia

Status: Belum menikah

Hobi: Traveling, naik gunung, membaca

Pendiri Organisasi: Setara Institute, Perhimpunan Pendidikan Demokrasi. ***