POJOKSATU.id - Pemanggilan mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo, oleh KPK.

Terkait penyidikan kasus dugaan korupsi kuota haji membuat publik kembali menoleh pada rekam jejak salah satu figur politik muda paling menonjol dalam beberapa tahun terakhir.

Kehadiran Dito sebagai saksi pada Jumat, 23 Januari 2026, menandai melebar­nya penyidikan kasus yang sebelumnya telah menjerat eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dan mantan staf khusus Gus Alex.

Baca Juga: Gelombang Nama Baru di KPK! Dito Ariotedjo Dipanggil dalam Kasus Kuota Haji

Dito bukan nama baru di lingkar elite bisnis dan politik.

Lahir di Jakarta, 25 September 1990, ia menyelesaikan pendidikan di Fakultas Hukum Universitas Indonesia pada 2012.

Kariernya dimulai sebagai pengusaha muda yang bergerak di berbagai sektor, termasuk energi, teknologi, hingga industri olahraga.

Baca Juga: PLN Akhirnya Mengakui Dampak Kerusakan Listrik Akibat Banjir-Longsor Aceh Lebih Parah dari Tsunami 2004

Namanya semakin dikenal saat ia terlibat dalam pengembangan ekosistem olahraga bersama RANS Sport dan menjabat sebagai Chairman RANS Nusantara FC.

Di dunia politik, langkahnya terbilang cepat.

Setelah bergabung dengan Partai Golkar pada 2016.

Baca Juga: Gelombang Nama Baru di KPK! Dito Ariotedjo Dipanggil dalam Kasus Kuota Haji

Ia kemudian memimpin organisasi kepemudaan AMPI dan mendapatkan kepercayaan menjadi Menpora pada April 2023, menjadikannya menteri termuda di kabinet saat itu.

Ketika kabinet berganti pada 2025, Dito pamit dari jabatannya dengan rekam jejak yang cukup mencolok di berbagai program kepemudaan.

Kini, perjalanan panjang itu memasuki fase baru setelah KPK menyatakan bahwa keterangannya dibutuhkan untuk memperjelas konstruksi perkara kuota haji tambahan 20.000 jamaah yang diduga pembagiannya tidak sesuai ketentuan.

KPK memastikan pemanggilan Dito bukan tanpa alasan.

“Benar, hari ini penyidik menjadwalkan pemeriksaan terhadap saksi Saudara DA, eks menteri pemuda dan olahraga 2023-2025, dalam lanjutan penyidikan perkara kuota haji,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo dikutip pojoksatu.id dari beritasatu 23/1/2026.

Baca Juga: Gelombang Nama Baru di KPK! Dito Ariotedjo Dipanggil dalam Kasus Kuota Haji

"Kami meyakini DA akan hadir memenuhi panggilan pemeriksaan ini karena pada prinsipnya keterangan dari seorang saksi dibutuhkan penyidik untuk membantu mengungkap, sehingga perkara menjadi terang.” dikutip pojoksatu.id dari antaranews 23/1/2026

Dengan reputasi sebagai figur muda berpengaruh, nama Dito dalam penyidikan membuat dinamika kasus kuota haji semakin panas.

Publik kini menunggu apakah keterangannya akan membuka fakta baru yang selama ini belum terungkap.***