POJOKSATU.id, JAKARTA— Megawati Soekarnoputri dianggap sebagai tokoh politik berpengaruh di Indonesia. Di usia 78 tahun, Megawati masih kokoh sebagai pemimpin partai yang tak tergoyahkan.

Wanita bernama lengkap Diah Permata Megawati Setiawati Soekarnoputri ini lahir di Yogyakarta pada 23 Januari 1947.

Ketua Umum PDIP sejak tahun 1999 ini kembali menyita perhatian publik lewat instruksinya kepada kepala daerah yang berasal dari PDIP, yang tak diperbolehkan ikut hadir acara retret di Magelang bersama Presiden Prabowo.

Megawati memang sosok politikus berpengalaman, dia pernah menjabat sebagai Presiden ke-5 RI dari 2001 hingga 2004, serta Wakil Presiden RI ke-8 dari 1999 hingga 2001.

Baca Juga: Tim Hukum Merah Putih Tuding Megawati Seperti Ingin Acak-acak Program Presiden Prabowo

Di bawah kepemimpinannya, PDIP telah menjadi salah satu partai politik terbesar di Indonesia. Megawati dikenal sebagai pemimpin yang tegas dan konsisten dalam memperjuangkan ideologi partai.

Sebagai putri dari Presiden pertama Indonesia, Soekarno, Megawati terlibat aktif dalam dunia politik sejak muda.

Karier politiknya dimulai dengan bergabung dalam Partai Demokrasi Indonesia (PDI), di mana ia terpilih sebagai Ketua Umum pada Kongres Luar Biasa PDI di Surabaya tahun 1993.

Namun, kepemimpinannya menghadapi tantangan, termasuk peristiwa penyerangan kantor DPP PDI pada 27 Juli 1996, yang dikenal sebagai Peristiwa 27 Juli.

Baca Juga: Tak Ikut Retreat Seperti Instruksi Megawati, Oloan Paniaran Nababan: Stanby On Call di Magelang

Setelah perpecahan di tubuh PDI, Megawati mendirikan PDIP dan berhasil memimpin partai tersebut meraih kemenangan dalam Pemilu 1999.

Meskipun demikian, dalam Sidang Umum MPR 1999, ia tidak terpilih sebagai Presiden, melainkan sebagai Wakil Presiden mendampingi Abdurrahman Wahid.

Pada tahun 2001, melalui Sidang Istimewa MPR, Megawati dilantik sebagai Presiden ke-5 Republik Indonesia setelah mandat Presiden Abdurrahman Wahid dicabut.

Selain perannya di PDIP, Megawati juga aktif dalam berbagai lembaga negara. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) dan Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Kepemimpinan Megawati dalam PDIP telah berlangsung lebih dari dua dekade, menjadikannya salah satu ketua umum partai terlama di Indonesia.

Dedikasinya dalam dunia politik dan kontribusinya terhadap bangsa menjadikan Megawati Soekarnoputri sebagai salah satu tokoh berpengaruh dalam sejarah politik Indonesia modern.***