POJOKSATU.ID – Cek profil Denny Januar Ali alias Denny JA, politikus sekaligus pendiri Lembaga Survei Indonesia (LSI).

Seperti diketahui, nama Denny JA belakangan ini tengah ramai disorot publik usai baru saja menyandang jabatan strategis.

Yang mana, pendiri LSI ini disebut diangkat menjadi Komisaris Utama Pertamina Hulu Energi (PHE).

Baca Juga: Pendiri LSI Denny JA dan Wamen Stella Christie Ditunjuk Jadi Komisaris Pertamina Hulu Energi

Tidak heran, latar belakang dan rekam jejak Denny JA sontak ramai disorot publik usai pengangkatan tersebut.

Sebagaimana halnya yang dikutip Pojoksatu.id dari portal media jawapos.com pada Jumat (11/7/2025).

Dalam artikelnya, Denny JA ternyata tidak hanya diangkat seorang diri dalam jajaran komisaris PHE.

Baca Juga: 9 Tersangka Baru Kejagung Kasus Minyak Mentah Ternyata Mayoritas Mantan Pejabat Pertamina

Melainkan, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendikti Saintek) Stella Christie juga ikut masuk ke dalam jajaran tersebut.

“Denny JA ditunjuk sebagai Komisaris Utama dan Komisaris Independen PT Pertamina Hulu Energi,” jelas dikutip.

“Tak hanya Denny JA, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Stella Christie juga ditunjuk sebagai Komisaris PHE,” lanjutnya.

Baca Juga: Pendiri LSI Denny JA dan Wamen Stella Christie Ditunjuk Jadi Komisaris Pertamina Hulu Energi

Berikut profil Denny JA:

Denny Januar Ali, yang lebih dikenal publik dengan nama Denny JA, berasal dari Palembang, Sumatera Selatan dan lahir pada 4 Januari 1963.

Denny JA merupakan figur yang dikenal sebagai pakar strategi politik, serta memiliki jejak kiprah yang luas di bidang akademik, kebudayaan, sastra, media sosial, dan politik nasional.

Namanya sempat masuk dalam daftar 30 tokoh paling berpengaruh di dunia maya versi Majalah TIME pada 2015 silam.

Baca Juga: Simak, Aturan Baru Tunjangan Profesi Guru Non ASN Kemenag 2025, Ini Syarat Lengkap dan Ketentuan Penghentiannya

Dalam daftar prestisius tersebut, ia disejajarkan dengan tokoh-tokoh global seperti Presiden Amerika Serikat saat itu, Barack Obama, Perdana Menteri India Narendra Modi, serta selebritas dunia seperti Justin Bieber, Kim Kardashian, dan Shakira.

Pada tahun sebelumnya, tepatnya 2014, Denny JA memperoleh tiga penghargaan di sektor yang berbeda.

Pertama, cuitannya di Twitter yang kini dikenal X memperoleh predikat Golden Tweet 2014, menduduki peringkat tertinggi di Indonesia dan kedua di tingkat dunia.

Baca Juga: Sering Muncul Dalam Post Test: Contoh Soal PPG Modul Asesmen dan Pembelajaran Mendalam, Cek Kunci Jawabannya!

Kedua, Denny JA menerima pencapaian dari Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai konsultan politik pertama yang berhasil memenangkan tiga pemilihan presiden secara berturut-turut.

Ketiga, dirinya terpilih sebagai salah satu dari 33 tokoh sastra paling berpengaruh di Indonesia oleh Tim 8, sebuah penilaian yang terdokumentasi dalam buku setebal 777 halaman untuk Pusat Dokumentasi Sastra HB Jassin.

Karier profesionalnya dimulai dengan menjabat sebagai Direktur Eksekutif Universitas Jayabaya Jakarta dari 2000 hingga 2003.

Baca Juga: Perkuat Pendanaan Jangka Panjang, BRI Genjot Dana Murah Lewat Digitalisasi dan AgenBRILink

Tak lama kemudian, Denny JA juga tampil sebagai pembawa acara program bertema politik yang tayang di Metro TV serta Radio Delta FM selama 2002 hingga 2004.

Selain itu, sosok politikus ini pernah rutin menulis opini di sejumlah surat kabar nasional dari 1986 hingga 2005.

Denny JA juga menjadi penggagas berbagai lembaga riset dan asosiasi profesional, seperti Lembaga Survei Indonesia (2003), Lingkaran Survei Indonesia (2005), Asosiasi Riset Opini Publik Indonesia (2007), serta Asosiasi Konsultan Politik Indonesia (2009).

Baca Juga: Profil Arif Havas Oegroseno, Wamenlu yang Diangkat Jadi Komisaris Pertamina International Shipping

Melalui pendirian lembaga-lembaga tersebut, dirinya turut memperkenalkan pendekatan baru dalam dunia survei opini dan konsultasi politik di Indonesia, sekaligus menjadi pelopor terbentuknya tradisi profesional di bidang tersebut.

Beranjak dari latar belakangnya, Denny JA juga sempat menjadi konsultan politik Presiden Prabowo Subianto-Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada 2024 kemarin.

Hingga pada akhirnya, dirinya ditunjuk menyandang jabatan Komisaris Utama di Pertamina Hulu Energi (PHE). ***

Untuk mendapatkan artikel menarik dengan lebih cepat dan mudah bisa download aplikasi Pojoksatu.id untuk Android dan iOS dengan link di bawah ini:

Versi Android

Versid iOS

Untuk mendapatkan artikel melalui saluran Whatsapp Pojoksatu.id atau Fanpage Edugov Pojoksatu.id bisa klik link di bawah ini:

Channel Whatsapp

Fanpage Edugov