POJOKSATU.ID, MARUARAR Sirait juga dipanggil oleh Presiden terpilih 2024 Prabowo Subianto ke kediamannya di Kartanegara, Jakarta Selatan, pada Senin (14/10/2024).

Dikabarkan politikus Partai Gerindra itu berpeluang menjadi menteri di pemerintahan Prabowo-Gibran.

Meski tak mengungkapkan akan menduduki posisi apa, Maruara Sirait mengatakan ia diminta Prabowo Subianto untuk bekerja keras.

"Pesannya harus kerja keras sekali, semoga bisa bermanfaat bagi rakyat," ungkapnya saat ditanyai awak media.

Baca Juga: BERTAMBAH, Daftar 41 Calon Menteri Dipanggil Prabowo, Ternyata Tidak Semua jadi Menteri, Siapa yang Didepak? Kuncinya Ada pada Wajah saat Keluar

Dan berikut profil serta perjalalan karier politik Maruar Sirait:

Profil
Maruarar Sirait akrab dipanggil Bang Ara, lahir di Medan 23 Desember 1969. Namun, ia tumbuh dan besar di Jakarta.

Hal itu terlihat dari pendidikan yang dilaluinya, dimana Maruarar Sirait menghabiskan masa sekolah dari SD hingga SMA di Ibu Kota.

Maruarar Sirait mengenyam pendidikan dasar di SD PKSD VI Jakarta sejak 1982 sampai 1985. Ia pun melanjutkan pendidikan ke SMPK Ora Et Labora dan lulus pada 1988.

Baca Juga: Jadwal Siaran Langsung dan Link Live Streaming China vs Indonesia 15 Oktober, Berburu Kemenangan Perdana

Selanjutnya, mantan politikus PDIP itu bersekolah di SMA Negeri 7 Jakarta hingga lulus pada 1991.

Usai SMA, Maruarar Sirait melanjutkan pendidikannya di Bandung dengan mengambil jurusan Ilmu Politik di FISIP Universitas Parahyangan. Ia pun berhasil meraih gelar sarjananya pada tahun1996.

Karier Politik
Maruarar Sirait mengawali karier politiknya di PDI Perjuangan pada tahun 1999, mengikuti jejak sang ayah.

Baca Juga: Ternyata Erick Thohir Calon Menteri Dipanggil Prabowo, Menteri BUMN atau Ngurus Timnas Indonesia? 'Semua Tahu Saya Loyal'

Selama di PDIP Maruarar Sirait sempat menduduki beberapa jabatan strategis seperti Wakil Bendahara DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Bendahara DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ketua Bidang PURA DPD PDI Perjuangan, hingga Ketua DPP PDI Perjuangan.

Pada tahun 2004, Maruarar Sirait maju sebagai calon anggota DPR RI melalui PDIP.

Maruarar Sirait lolos dan menjadi anggota Komisi XI DPR RI Bidang Keuangan, Perencanaan, dan Perbankan hingga 2009.

Baca Juga: Tak Terima Putrinya Dicap Buruk, Ibu Rachel Vennya Balas Sindiran Nikita Mirzani

Pada periode berikutnya, Maruarar Sirait kembali maju sebagai caleg DPR RI. Ia pun berhasil lolos ke senayan untuk periode 2009-2014 dan 2014-2019.

Pada pemilihan legislatif 2019, Maruarar Sirait sempat mengeluarkan pernyataan bahwa ia tidak akan maju sebagai calon anggota legislatif.

Alasannya, PDIP perlu kader-kader yang lebih muda untuk regenerasi, sementara Maruarar Sirait sudah menjadi anggota DPR selama tiga periode.

Namun, pada akhirnya ia kembali mencalonkan diri untuk daerah pemilihan Jawa Barat III yang meliputi Cianjur dan Bogor.

Baca Juga: Veronica Tan Janda Ahok Dipanggil Prabowo Subianto jadi Calon Menteri, Ini Clue-nya

Sayangnya, ketika itu, Maruarar Sirait gagal lolos ke Senayan.

Pada 15 Januari 2024, Maruarar Sirait keluar dari partai Banteng itu. PDIP mengabulkan surat pengunduran dirinya.

Adapun alasan Maruarar keluar dari PDIP adalah dengan mengikuti langkah Presiden Joko Widodo, karena merasa cocok dan sesuai dengan hati nuraninya.

Ia menilai kepuasan masyarakat kepada Jokowi masih tinggi.

Baca Juga: Festival Main Sains Nusantara, Siswa dan Guru Merayakan Inovasi Sains di Jakarta

Lalu pada April 2024, Maruarar Sirait masuk ke Partai Gerindra. Bahkan ia menyebutkan jika ia adalah anak buah Prabowo.

"Saya anak buah Pak Prabowo di Gerindra, posisinya anggota biasa," katanya pada Rabu (10/4/2024), yang dikutip Pojoksatu.id.

Kini Maruarar Sirait menjadi salah satu kandidat yang akan menduduki posisi menteri di kabinet pemerintah Prabowo-Gibran. ***