POJOKSATU.id, PURWAKARTA-- Saepul Bahri Binzein dan Abang Ijo Hapidin terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Purwakarta hasil Pilkada 2024 yang digelar November lalu.

Bupati dan Wabup periode 2025-2030 ini akan dilantik Presiden Prabowo Subianto bersama kepala daerah lainnya pada 20 Februari nanti.

Saepul Bahri Binzein yang lebih dikenal dengan nama Om Zein merupakan mantan aktivis mahasiswa berpengaruh di Purwakarta bersama Dedi Mulyadi (KDM), saat ini Gubernur Jabar terpilih 2024.

Baca Juga: Buntut Kasus Pedagang Sate di Medan Bakar Ayah Kandung: Korban Hanya Dirawat Klinik Gegara BPJS Tak Kujung Keluar

Bahri memulai kariernya sebagai dosen ilmu politik sebelum terjun ke dunia politik sebagai anggota DPRD Kabupaten Purwakarta.

Profil Saepul Bahri Binzein

Saepul Bahri Binzein lahir di Subang pada 14 Agustus 1972. Dibesarkan di lingkungan keluarga yang religius dan tumbuh besar di lingkungan pondok pesantren.

Saepul berhasil meraih gelar sarjana dalam bidang Agama Islam (SAg) dari STAI Miftahul Huda.

Saepul mengawali pendidikannya di SDN Simpar 2, tempat ia menimba ilmu dasar dari tahun 1980 hingga 1986.

Baca Juga: Profil Gubernur dan Wagub Jabar Terpilih 2024, KDM Sering Cetak Sejarah Sebagai yang Pertama

Setelah lulus, ia melanjutkan jenjang pendidikan menengahnya di MTs Matlaul Anwar pada tahun 1986 dan menyelesaikannya pada tahun 1989.

Semangatnya dalam menuntut ilmu berlanjut ke tingkat Madrasah Aliyah di MAN Subang, di mana ia belajar dari tahun 1989 hingga 1992.

Tidak berhenti di sana, ia kemudian melanjutkan studi ke perguruan tinggi di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Miftahul Huda, dan berhasil menyelesaikan pendidikannya pada tahun 1997.

Bersama Dedi Mulyadi atau KDM, ia aktif di HMI. Saepul Bahri Binzein dikenal sebagai Sekretaris HMI Cabang Purwakarta pada periode 1994-1995.

Dia berperan aktif dalam pengembangan kader dan penguatan peran mahasiswa dalam dinamika sosial-politik lokal di masa Orde Baru menjelang Reformasi 1998.

Baca Juga: Buntut Kasus Pedagang Sate di Medan Bakar Ayah Kandung: Korban Hanya Dirawat Klinik Gegara BPJS Tak Kujung Keluar

Pada periode 2004-2007, Saepul Bahri Binzein menjabat sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Purwakarta.

Selama masa kepemimpinannya, KNPI Purwakarta merangkul aspirasi pemuda dan mendorong keterlibatan mereka dalam pembangunan daerah.

Dia juga menjabat sebagai dewan pertimbangan Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) dari 2022 hingga 2024, serta sebagai dewan pakar Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) sejak 2023.

Mengutip dari situs e-LHKPN KPK, Saepul Bahri Binzein diketahui memiliki kekayaan mencapai Rp 72.991.876.302 atau Rp 72,9 miliar.

Laporan harta kekayaan terbaru Saepul Bahri Binzein diterbitkan pada 23 Agustus 2024.

Profil Abang Ijo Hapidin

Abang Ijo Hapidin merupakan pengusaha di bidang pertanian di Kabupaten Purwakarta.

Selain itu, Abang Ijo Hapidin sempat menyalonkan diri sebagai Calon Legislatif DPRD Provinsi Jawa Barat pada Pemilu 2024. Namun, Abang Ijo Hapidin gagal mendapatkan kursi Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat.

Keberuntungan menghampiri Abang Ijo Hapidin ketika mendampingi Saepul Bahri di Pilkada 2024.

Dilansir dari laman e-LHKPN, Abang Ijo Hapidin melaporkan harta kekayaannya pada 27 Agustus 2024. Abang Ijo memiliki total harta Kekayaan sebesar Rp 12,8 miliar.

 

Pilkada Purwakarta 2024

Pilkada Purwakarta 2024 diikuti empat pasangan calon. Paslon nomor urut satu Saepul Bahri Binzen - Abang Ijo Hapidin, meraih 251.998 suara atau 48,48 persen. Mereka diusung Partai Gerindra dan Demokrat.

Paslon nomor urut dua, Yadi Rusmayadi - Pipin Sopian, meraih 193.221 suara. Pasangan ini diusung Partai Nasdem, PKS, dan PAN.

Kemudian, paslon nomor urut tiga, Anne Ratna Mustika- Budi Hermawan, memperoleh 40.225 suara. Mereka diusung Partai Golkar dan PDIP.

Lalu, paslon nomor urut empat, Zainal Arifin - Sona Maulida Roemardie meraih 34.365 suara. Pasangan ini diusung oleh PKB, PPP, dan Partai Gelora.

Dengan demikian, Saepul Bahri Binzein dan Abang Ijo Hapidin berhasil meraih kursi Bupati dan Wakil Bupati Purwakarta 2025-2030. ***