POJOKSATU.id - Viral di media sosial X, unggahan netizen yang membongkar salah satu kader dari PAN bernama Ayu Arianti.

Dalam unggahan itu, netizen memperlihatkan cuitan Ayu Arianti sebelum menjadi calon legislatif (caleg) di Pemilu kemarin.

Cuitan dari Ayu Arianti tersebut tampak tidak etis karena menggunakan kosa kata yang tak seharusnya di-publish di media sosial.

Netizen yang mengunggah ulang cuitan Ayu Arianti tersebut mengingatkan bahwa jejak digital sangat berbahaya untuk public figure.

Baca Juga: Dugaan Pungli di Setukpa, Haidar : Komitmen Kapolri Berantas Pungli Tak Usah Diragukan

"Sebelum jadi public figure, jangan lupa delete akun dulu ya," tulisnya, dikutip POJOKSATU.id dari akun X @tubbirfess, 26 Agustus 2024.

Adapun, cuitan dari kader PAN ini sebenarnya hanya sekedar menyapa, tapi di akhir kalimat ditambah kata yang terdengar tak etis.

"Selamat pagi beb, udah bangun belum t*tit kamu? Upss," kata Ayu Arianti di akun X pribadinya, 19 Januari 2020.

Diketahui, perempuan berumur 28 tahun ini lahir di Jakarta dan memiliki gelar Sarjana Hukum.

Ayu Arianti maju di Pemilu 2024 dari PAN untuk Dapil Jawa Barat 3, yakni Kabupaten Cianjur dan Kota Bogor.

Baca Juga: Polres Labusel Berhasil Tangkap Mantan Staf Kejaksaan dan Kepala Desa Mandalasena Tersangka Kasus Penipuan dan Pemerasan

Untuk Dapil Jawa Barat 3, hanya tersedia 9 kursi dan ada 1 perwakilan dari PAN yang lolos.

Namun, caleg PAN dengan nomor urut 9 ini tak lolos karena hanya mendapat 1.358 suara.

Meski begitu, perjalanan politik Ayu Arianti sepertinya berlanjut karena masih aktif berkomentar tentang situasi politik di negeri ini lewat akun X pribadinya.

Namun, itu terjadi hanya beberapa hari ke belakang saat ramai-ramai ada aksi unjuk rasa soal Revisi UU Pilkada.

Bahkan, di akun Instagram pribadinya, Ayu Arianti sangat jarang mengunggah kebersamaannya dengan PAN.

Baca Juga: Agustus Belum Cair? Begini Cara Cek Bantuan PIP 2024 Online Lewat HP dengan NIK SD SMP SMA, Cek Nominalnya

Hanya ada 2 unggahan tentang PAN, yakni saat dirinya diundang ke sebuah talk show di salah satu stasiun televisi dan ketika hari pencoblosan berlangsung.***