POJOKSATU.id, JAKARTA-- Pramono Anung saat ini tengah menjadi sorotan karena memenangkan Pilkada Jakarta 2024 dengan kemungkinan besar satu putaran.
Selain sosok Pramono Anung, profil anak-anaknya ikut dicari. Dan anak sulungnya Hanindito ternyata juga memenangkan Pilkada Serentak 2024.
Ya, Hanindhito Himawan Pramana memenangkan Pilkada Kabupaten Kediri, Jawa Timur.
Diketahui, Pramono memiliki dua anak, yakni Hanindhito dan Hanifa Fadhila Pramono.
Baca Juga: Anies Baswedan Tanggapi Kemenangan Pramono Anung di Jakarta, Saya Hanya Sebagian Kecil
Sosok Hanindito adalah Bupati Kediri sejak tahun 2020 lalu. Dan Pilkada 2024 ini, Dhito kembali maju sebagai Calon Bupati Kediri berpasangan dengan Dewi Maria Ulfa. Keduanya merupakan calon petahana.
Hasilnya paslon Hanindhito Himawan Pramana-Dewi Mariya Ulfa mengklaim unggul dalam perolehan suara di Pilbup Kediri 2024.
Hal ini didasarkan pada hasil data cepat internal tim. Dari hasil itu, Mas Dhito-Mabk Dewi mampu meraup 56,94 persen suara, sementara Deny Widyanarko-Mudawamah memperoleh 43, 06 persen.
Baca Juga: Ridwan Kamil Tanggapi Deklarasi Kemenangan Pramono Anung, RIDO Menerima Jika Putusan Resmi
"Kami patut bersyukur dengan hasil quick count itu tapi yang paling mahal adalah bahwa demokrasi di Kabupaten kediri hari ini berjalan dengan baik," kata Mas Dhito di kediamannya perumahan Budaya Cipta, Desa Sukorejo, Kecamatan Ngasem, Rabu (27/11/2024) malam.
Sebagai petahana, Mas Dhito dan Mbak Dewi merasa bersyukur dan belajar banyak atas perjalanan yang telah dilalui sejauh ini selama proses Pilkada 2024.
Sosok Hanifa Fadhila Pramono
Hanifa Fadhila Pramono lahir pada 5 Februari 1998. Wanita lajang berusia 26 tahun ini telah menyelesaikan S2 atau Magister di luar negeri. Dia mengambil S2 jurusan Technology Management.
Baru-baru ini, anak bungsu Pramono Anung ini menyelesaikan pendidikannya di Columbia University, sebuah universitas ternama di Amerika Serikat.
Untuk jenjang S1, Dhila menyelesaikan pendidikan sarjananya di Universitas Indonesia (UI). Ia mengambil International Double Degree Program in Communication dengan jurusan Public Relation.
Dhila bahkan berhasil meraih IPK 3.93, sehingga dianugerahi Gelar Lulusan Terbaik Program Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.
Hanifa lalu berkesempatan untuk mengenyam pendidikan sarjana di kampus luar negeri yang bekerja sama dengan UI.
Ia memilih The University of Queensland di Australia dan mengambil jurusan Digital Communication and Media/Multimedia. Sama mengesankannya seperti di UI, ia meraih IPK 6.08 dari 7.00.
Setamat dari Australia, dia lalu menyelesaikan pendidikannya di Columbia University untuk jenjang S2 atau magister.***




