POJOKSATU.ID – Cek profil Al Kareem Islamic School, sekolah swasta elit di kawasan Bekasi, Jawa Barat.

Seperti diketahui, belum lama ini publik tengah dihebohkan dengan kasus yang menimpa sekolah elit tersebut.

Dikarenakan, Al Kareem Islamic School baru saja disegel oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Bekasi.

Baca Juga: BRI Raih Predikat Perusahaan Publik Terbesar di Indonesia versi Forbes Global 2000 Tahun 2025

Sebab, sekolah swasta elit itu menjalankan program kurikulum berbasis internasional yang tidak bersertifikat alias bodong.

Sebagaimana halnya dikutip Pojoksatu.id dari portal media radarbekasi.id pada Rabu (18/6/2025).

Dalam artikelnya, dugaan bodong itu disampaikan langsung oleh salah satu orang tua murid, Silvia Legina (30).

Baca Juga: Ancaman Bom di Pesawat Saudia Airlines SV-5276 Rute Jeddah-Jakarta, PPIH Arab Saudi Minta Jemaah Haji Tidak Panik

Silvia menuturkan bahwa kurikulum Cambridge yang dikampanyekan pihak sekolah ternyata tidak benar adanya.

“Kami dijanjikan kurikulum Cambridge, tapi yang diterapkan bukan kurikulum, melainkan katanya hanya berbasis Cambridge,” jelasnya.

“Kenyataannya, semua materi pakai Bahasa Indonesia, pelajaran agama juga minim,” lanjutnya dalam laporan artikel.

Baca Juga: Kronologi Kasus Al Kareem Islamic School, Sekolah Elit di Bekasi Diduga Bodong Hingga Pekerjakan Guru Bak Pembantu

Silvia juga menambahkan bahwa Al Kareem Islamic School tempat anaknya sekolah itu belum terakreditasi.

Padahal, jika ingin memiliki basis kurikulum internasional harus terlebih dahulu menyandang akreditas mumpuni.

“Sekolah ini belum pernah diakreditasi. Padahal, untuk mengajukan izin kurikulum Cambridge harus melalui akreditasi dulu,” terangnya.

Baca Juga: PR Berat Kapolres Pamekasan Jelang Hari Bhayangkara: Kasus Gebyar Batik Masih Misteri

Berikut profil Al Kareem Islamic School:

Al Kareem Islamic School adalah lembaga pendidikan yang menyediakan program untuk jenjang Preschool, Kindergarten, dan Primary.

Sekolah ini memiliki visi pendidikan Islam yang terintegrasi dengan kurikulum nasional dan internasional.

Baca Juga: Empat Pulau Dikembalikan ke Aceh oleh Presiden, Akademisi UNS Ini Minta Mendagri Tito Dipecat

Untuk jenjang Preschool (PAUD), Al Kareem membuka dua kelas, yakni Toddler Class untuk usia 2–3 tahun, dan Nursery Class untuk usia 3–4 tahun.

Pada jenjang Kindergarten (TK), tersedia dua tingkatan, yaitu Kindergarten 1 untuk usia 4–5 tahun dan Kindergarten 2 untuk usia 5–6 tahun.

Sedangkan untuk Primary (SD), sekolah ini memulai pendidikan dasar dari Grade 1 untuk usia 6–7 tahun.

Baca Juga: New CRF250 Series: Tunggangan Tangguh untuk Petualangan Penuh Sensasi Menjelajah Indonesia

Berdasarkan informasi dihimpun, sekolah ini mengadopsi Kurikulum Nasional 2013 yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan, serta sikap dan perilaku.

Kurikulum ini dipadukan dengan kurikulum Kementerian Agama berdasarkan Keputusan Dirjen Pendidikan Islam No. 3489/2016.

Selain itu, Al Kareem Islamic School juga mengklaim bekerja sama dengan kurikulum internasional berbasis pendekatan Cambridge.

Baca Juga: Sambut HUT Bhayangkara 1 Juli 2025, Kasus Begal Polisi Surabaya Jadi PR Tak Terselesaikan

Penguatan karakter menjadi fokus utama melalui pengembangan character building, kemampuan berpikir kritis (critical thinking), dan berpikir analitis (analytical thinking).

Dalam hal bahasa, sekolah ini menerapkan sistem Bilingual Language dengan menggunakan Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar.

Serta, juga mengadopsi program English as a Second Language (ESL) bagi siswa yang membutuhkannya.

Baca Juga: THE EMPIRE STRIKES BACK

Alih alih demikian, branding tersebut dinilai hanya bualan semata lantaran berbeda dengan fakta lapangannya.

Seperti diketahui, Al Kareem Islamic School tidak mengedepankan basis kurikulum internasional seperti Cambridge.

Terlebih, sekolah swasta elit itu juga tidak memperdayakan Bahasa Inggris sebagai bahasa sehari-hari. ***