POJOKSATU.id, SIANTAR - Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jendral Pol Listyo Sigit Prabowo, merubah jabatan kepolisian di wilayah kerjanya. Salah satunya adalah Kapolres Siantar AKBP Fernando digantikan oleh AKBP Yogen Heroes Bruno.

Pergantian tersebut tertuang dalam surat telegram (TR) dengan nomor ST/1393/VI/KEP./2023 dan ST/1394/VI/KEP./2023 pada 24 Juni 2023.

Sebelumnya, AKBP Yogen Heroes Bruno menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Metro Depok. Sementara itu, AKBP Fernando dipindahtugaskan sebagai Kasubag Rapplinetik Penerapan Hukum Biro Bantuan Hukum Divisi Hukum ((Bagrapkum Robankum Divkum) Polri.

BACA JUGA: Rotasi di Tubuh Polri, Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak Dimutasi

Yogen Heroes tercatat pernah menangani kasus dan mengungkap penyekapan seorang pengusaha di Kota Depok, Jawa Barat.

Kasus penyekapan itu menimpa seorang pengusaha bernama Atet Handiyana Juliandri dan istrinya. Keduanya disekap di sebuah hotel di Jalan Margonda Raya, Kota Depok selama tiga hari tepatnya pada 25-27 Agustus 2021 silam.

Yogen Heroes Baruno memaparkan, penyekapan itu dilakukan sejumlah pelaku yang ingin menyita aset-aset AHS yang diduga hasil penggelapan uang perusahaan.

Uang yang dipersoalkan para pelaku nilainya mencapai puluhan miliar rupiah untuk sebuah proyek bernilai sekitar Rp 73 miliar. Korban diminta menunjukkan aset berupa rumah dan kendaraan.

BACA JUGA: Jadi Kapolda Sumatera Utara, Ini Profil dan Harta Kekayaan Irjen Agung Setya Imam Effendi

Untungnya AHS berhasil melarikan diri dan kemudian meminta bantuan kepada petugas keamanan hotel tempat dia disekap.

Selain menuntaskan kasus peyekapan pengusaha tersebut, mantan Kasat Binmas Polres Jakarta Utara itu sukses membongkar kasus pembunuhan seorang anggota TNI di Jalan Patumbak, Cimanggis, Kota Depok.

Kariernya kemudian semakin cemerlang setelah mengungkap beberapa kasus pencabulan. Yogen juga mengungkap kasus seorang pengamen wanita berinisial AF (19) yang diancam menggunakan beling.

Korban tak kuasa menolak saat dipaksa melayani napsu bejat lima orang temannya di Jalan Layang Universitas Indonesia pada Sabtu 29 Januari 2022 malam.

Di bawah ancaman, AF terpaksa melayani nafsu binatang kelima rekan mengamen itu secara bergantian. Polisi kemudian mengamakan tersangka masing-masing berinisial PSW (26), I (26), AP (26) dan MF (19).

Kasus terakhir yang sedang ditangani Yogen Heroes adalah pengungkapan kasus pembunuhan di Kota Depok pada Juni 2023. Korban berinisial SIB (59), menderita luka tusukan di dada dan bagian lehernya.

Kini AKBP Yogen Heroes Bruno, akan bertugas di Kota Pematang Siantar. (TIK/pojoksatu)

BACA JUGA: Biodata Rudolf Matzuoka Pardede: Sipil Pertama Jadi Gubernur Sumut ke-14, Anak Menteri Berdikari Era Soekarno