POJOKSATU.id, JAKARTA - Dekan Fakultas Hukum Universitas Udayana, Prof. Dr. Putu Gede Arya Sumertha Yasa, menyampaikan bahwa sistem proporsional terbuka dalam pemilihan calon legislatif lebih menghadirkan semangat individualis, akibat praktek pasar bebas yang terjadi.
Menurut Prof Putu Gede Arya, sistem proporsional terbuka tidak mengedepankan iklim musyawarah dalam menghadirkan wakil-wakil rakyat yang mumpuni sebagaimana dalam sila ke IV Pancasila.
Hal ini dikarenakan fenomena caleg-caleg terpilih karena popularitas dan banyak uang, merupakan realita yang terjadi dan tidak dapat dibantah.
Sehingga, kata dia, kadangkala dalam rekrutmen caleg kemampuan untuk memperjuangkan hak rakyat tidak menjadi ukuran prioritas.
"Bayangkan saja, caleg yang memiliki kualifikasi yang mumpuni dari aspek intelektual selalu kalah dengan caleg yang mengandalkan modal besar, bahkan ironisnya, dari Pemilu ke Pemilu biaya yang dikeluarkan caleg semakin mahal," ujarnya.
BACA : Dekan Fakultas Hukum UNRI Sebut Konstitusi Menghendaki Peserta Pemilu DPR dan DPRD Adalah Partai Politik
Disamping itu, realita menunjukkan bahwa kader partai yang mumpuni yang selama ini ikut bersama-sama menjalankan roda organisasi kepartaian dalam menjalankan pendidikan politik bagi anggota dan masyarakat luas.
"Serta ikut membangun etika dan budaya politik dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, seringkali dikalahkan dengan calon yang punya banyak uang," sambungnya.
Tentunya ini jauh dari semangat nilai musyawarah yang dikehendaki oleh pendiri bangsa Indonesia.
“Bahkan karena sistem proporsional terbuka menghendaki persaingan sebebas-bebasnya, berdampak pada ruang-ruang perselisihan antar calon legislatif, termasuk di internal Partai semakin mengeras," ucapnya.
"Lambat-laun, kerapuhan partai-partai politik, dapat terjadi akibat kuatnya individual bermodal di tubuh partai. Pada akhirnya tujuan dari Partai Politik sebagaimana diamanatkan dalam peraturan perundang-undangan untuk turut andil dalam pembangunan Negara bisa terhambat,” tandasnya. (gin/pojoksatu)



