POJOKSATU.id, JAKARTA-- Presiden RI Prabowo Subianto memperoleh Bintang Kebesaran Negara Brunei Darussalam “Darjah Kerabat Laila Utama Yang Amat Dihormati” (DKLU) dari Sultan Brunei Hassanal Bolkiah dalam kunjungan kenegaraannya ke Istana Nurul Iman, Rabu, 14 Mei 2025.

Makna penghargaan ini yaitu penghormatan tertinggi dari Kesultanan Brunei Darussalam yang diberikan kepada para kepala negara dan pemimpin dunia yang dianggap berjasa dalam memajukan hubungan persahabatan dan kerja sama dengan Brunei Darussalam.

Dengan penganugerahan ini, Prabowo bergabung dalam daftar tokoh-tokoh terkemuka dunia yang pernah menerima bintang kebesaran yang pertama kali dicetuskan oleh Sultan Omar Ali Saifuddien III pada 1 Maret 1954.

Baca Juga: 20 Latihan Soal Ujian Sekolah Matematika Kelas 6 SD 2025 Lengkap dengan Kunci Jawaban, Versi 2 Bahas Volume Benda, Luas Permukaan dan Penyajian Data

Dalam pidato sambutannya, Prabowo menyampaikan apresiasi kepada Sultan Brunei dan keluarga kerajaan yang telah menyiapkan upacara penyambutan yang penuh penghormatan untuk dirinya.

"Pertama-tama atas nama pribadi dan atas nama Presiden RI, saya ingin menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas penerimaan yang luar biasa diberikan kepada kami hari ini dalam kunjungan kenegaraan kami sebagai Presiden RI," ujarnya.

Pada gilirannya, Sultan Brunei dengan penuh suka cita menyambut kunjungan Prabowo dan menyebut kedatangannya saat berarti bagi penguatan hubungan kedua negara.

Baca Juga: Sosok Komaruddin Hidayat Terpilih Ketua Dewan Pers Masa Jabatan 2025-2028, Doktor dari Turki

"Kunjungan ini sangat berarti karena untuk pertama kalinya, sahabat lama yang selalu bekerja sama dan menjalin hubungan erat dengan Brunei, berkunjung sebagai Presiden Republik Indonesia yang ke-8," kata Sultan Hassanal Bolkiah.

Sebenarnya bukan Prabowo saja yang pernah menerima penghargaan DKLU ini. Sebelum Presiden Prabowo, Presiden Soeharto menerimanya tahun 1988 lalu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tahun 2006 lalu, dan Presiden Joko Widodo tahun 2015 lalu.***