POJOKSATU.id - Presiden Jokowi menunjuk mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, sebagai kurator untuk proyek pembangunan fisik Ibu Kota Nusantara (IKN).
Emil, panggilan akrab Ridwan Kamil, menyampaikan bahwa Presiden memberinya mandat untuk mengevaluasi semua proyek fisik di IKN, hal ini diungkapkannya dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan pada tanggal 12 Desember 2023.
"Saya diberi mandat sebagai kurator IKN. Artinya, atas nama Presiden mengevaluasi semua proyek fisik yang ada di sana," ujar Emil di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (12/12/2023).
Baca Juga: Tanggapan Anies Baswedan Ketika Ditanya Soal Proyek IKN, Fokus pada Solusi dan Kebutuhan Rakyat
Ridwan Kamil melaporkan hasil review-nya terhadap proyek IKN setelah pertemuan dengan Presiden Jokowi. Tugasnya sebagai kurator IKN mencakup evaluasi terhadap semua aspek pembangunan infrastruktur dan bangunan di lokasi tersebut.
Menurutnya, hasil evaluasinya menunjukkan bahwa seluruh proyek pembangunan berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
"Diharapkan di 17 Agustus 2024 daerah sumbu kebangsaan, kantor-kantor kementerian, kantor presiden, istana presiden, itu juga akan selesai," kata Emil.
Emil optimistis bahwa pada 17 Agustus 2024, area sumbu kebangsaan termasuk kantor-kantor kementerian, kantor presiden, dan istana presiden akan selesai dibangun.
Baca Juga: Jawaban Lengkap Anies Tentang IKN yang Tetap Istiqomah di Jalan Ini, Jangan Kita Meniru Belanda
Dalam pertemuan tersebut, Emil juga mengungkapkan beberapa masukan terkait konsep pembangunan Istana. Ia menyarankan agar Istana tersebut menjadi etalase untuk memajang kekayaan budaya Nusantara.
"Kalau nanti di Istana Presiden itu ada cerita rakyat, batik-batik dari seluruh Nusantara, ragam hias, cerita kerakyatan, folklor semua tertampilkan. Jadi itu nanti etalase kekayaan kita dalam bentuk arsitektur. Dan menurut saya itu akan sangat luar biasa. Kita akan sangat bangga punya tempat yang dibangun oleh bangsa sendiri, menampilkan keragaman budaya kita yang beragam," ujarnya.
Emil berpendapat bahwa menampilkan ragam khas Indonesia seperti cerita kerakyatan, batik dari seluruh Nusantara, dan elemen folklor akan menjadi luar biasa dan membanggakan.
Baca Juga: Kunjungan Dirjen GTK dan Interaksi Bersama Guru di IKN untuk Pendidikan yang Lebih Baik
Ridwan Kamil menjelaskan bahwa Presiden Jokowi berencana melakukan groundbreaking untuk 10-12 proyek pembangunan pada kunjungan ke IKN pekan depan.
Proyek-proyek tersebut melibatkan investasi swasta, yang menunjukkan keyakinan dari pihak swasta terhadap proyek IKN.
Emil juga mengungkapkan bahwa proyek-proyek tersebut tidak hanya bergantung pada dana APBN, melainkan mayoritas bersumber dari investasi swasta.
Dengan progres pembangunan yang terlihat positif, termasuk proyek apartemen dan hunian lainnya, Emil menyatakan keyakinannya bahwa IKN akan menjadi destinasi yang dapat diakses oleh masyarakat melalui bandara yang juga sedang dalam tahap pembangunan.***




