POJOKSATU.id - Presiden Indonesia, Joko Widodo, melakukan inspeksi langsung ke Pusat Komando Ibu Kota Nusantara (IKN) di Hunian Pekerja Konstruksi IKN, Kalimantan Timur, pada Jumat (01/03/2024).
Selain itu, beliau juga meninjau studio mini TVRI yang berdekatan dengan Pusat Komando IKN.
Pusat Komando Nusantara dibangun untuk meningkatkan efisiensi pembangunan Ibu Kota Nusantara dan untuk memfasilitasi integrasi serta koordinasi.
Ini juga merupakan bagian integral dari infrastruktur pendukung bagi konsep kota cerdas Nusantara.
Baca Juga: Rekapitulasi Suara Pemilu 2024 Rampung, Prabowo-Gibran Unggul 60 Persen di Tapanuli Selatan
Pusat Komando tahap pertama ini bertujuan utama untuk memantau perkembangan pembangunan Ibu Kota Nusantara dengan menggunakan teknologi pemantauan berbasis CCTV, drone visual, serta sistem layanan digital yang terintegrasi.
Setelah mengunjungi Pusat Komando Nusantara, Presiden Jokowi juga mengamati studio mini TVRI.
Direktur Utama TVRI, Imam Brotoseno, menyatakan bahwa kehadiran TVRI di ibu kota negara merupakan keharusan menurut peraturan pemerintah.
Baca Juga: Rapat Pleno KPU Labuhanbatu Dimulai Dari Kecamatan Bilah Hulu, NasDem Unggul 11.034 Suara
Menurut Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2005 tentang Penyelenggaraan Penyiaran, Lembaga Penyiaran Publik seperti RRI dan TVRI harus berpusat di ibu kota negara, dengan cabang-cabangnya tersebar di daerah.
"Oleh karena itu, kehadiran TVRI di IKN adalah upaya untuk mendukung pembangunan IKN, serta untuk mempromosikan IKN baik di dalam maupun di luar negeri melalui TVRI World," kata Imam.
Imam juga menambahkan bahwa TVRI World didesain khusus untuk audiens global dengan bahasa Inggris, dan di sana terdapat informasi mengenai peluang investasi yang bisa menarik investor untuk berinvestasi di IKN.***



