POJOKSATU.ID - Pusat perhatian pemerintah dalam menyambut Idulfitri 2026 tertuju pada angka pergerakan masyarakat yang sangat masif, yakni mencapai 143,91 juta orang.

Angka ini mencerminkan bahwa sekitar 50,60 persen dari total penduduk Indonesia diprediksi akan melakukan perjalanan selama masa Lebaran.

Meski survei menunjukkan penurunan tipis sebesar 1,75 persen dibandingkan tahun 2025, pemerintah tetap bersiaga penuh karena realisasi di lapangan cenderung melampaui hasil prakiraan awal.

Berdasarkan laporan yang disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto, mobil pribadi masih menjadi pilihan utama bagi sekitar 76,24 juta pemudik dari total angka pergerakan tersebut.

Baca Juga: Pemerintah Amankan Arus Mudik Lebaran 2026 bagi 143 Juta Pergerakan Masyarakat

Sisanya tersebar menggunakan moda transportasi lain seperti sepeda motor, bus, kereta api, hingga jalur laut dan udara.

Titik-titik krusial seperti Bandara Soekarno-Hatta, Pelabuhan Merak-Bakauheni, Stasiun Pasar Senen, dan Terminal Pulogebang diprediksi akan menjadi pusat kepadatan utama.

Guna melayani mobilitas ratusan juta jiwa ini, infrastruktur transportasi telah disiagakan secara total.

Pemerintah menyiapkan 31.000 unit bus, lebih dari seribu kapal (termasuk kapal penyeberangan), ratusan pesawat udara, serta ribuan sarana kereta api.

Baca Juga: Cadangan Pangan Cetak Rekor, Indonesia Makin Pede Hadapi Krisis Dunia!

Selain itu, untuk menekan angka kecelakaan dan kepadatan kendaraan pribadi, tersedia program mudik gratis yang menargetkan lebih dari 113.000 penumpang, dengan perhatian khusus bagi wilayah pascabencana di Sumatra.

Dari sisi keamanan, pergerakan 143,9 juta orang ini akan dikawal melalui Operasi Ketupat 2026 bertajuk "Mudik Aman, Keluarga Bahagia."

Sebanyak 161.243 personel gabungan diterjunkan untuk memastikan arus lalu lintas tetap terkendali.

Target utama pemerintah adalah menjaga dan meningkatkan kepuasan publik yang pada tahun sebelumnya sudah mencapai angka 90,9 persen.

Tentunya demi menjamin perjalanan jutaan masyarakat tersebut berlangsung lancar tanpa kendala berarti.***