POJOKSATU.id - Prajurit Marinir diterjunkan membantu warga yang terjebak banjir di Kelurahan Ternate Tanjung, Kecamatan Singkil, Kota Manado.

Aksi heroik ini merupakan wujud pengabdian Korps Marinir dalam melaksanakan operasi militer khususnya dalam penanggulangan bencana alam.

Evakuasi dilakukan dengan kerjasama antara Prajurit Marinir dan personil Lantamal 8, Basarnas dan instansi terkait serta dukungan dari warga sekitar.

Kondisi Medan yang sulit menjadi tantangan tersendiri bagi tim penyelamat.

Derasnya arus sungai yang meluap, lorong sempit, dan minimnya penerangan membuat proses evakuasi cukup sulit.

Proses evakuasi warga yang terjebak banjir akhirnya berhasil setelah upaya selama 5 jam.

Baca Juga: Imbas Aksi Pria Berseragam ASN Viral Minta THR ke Pedagang di Bekasi, Akun Instagram Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Ramai Disebut Publik

Sebelumnya, hujan deras yang terus mengguyur Kota Manado Sulawesi Utara hingga Sabtu (22/3) pagi menyebabkan sebagian wilayah di bantaran Das Tondano terendam banjir.

Wilayah yang terendam banjir di antaranya Kelurahan Ketang Baru dan Kelurahan Karame Kecamatan Singkil, Kelurahan Komoluar Kecamatan Wenang, Kampung Tubir Kecamatan Paal 2.

Ketinggian banjir di daerah tersebut bervariasi mulai dari 50 cm hingga lebih dari 1 meter.

"Kami telah melaksanakan evakuasi di beberapa titik di wilayah Kota Manado untuk fokus evakuasi kami yang laksanakan yaitu untuk pada ibu hamil lansia dan anak-anak," kata Kasi Operasi Basarnas Manado, Ibn Ngurah Asrama.

Intensitas hujan di Kota Manado masih tinggi banjir pun meluas merendam ratusan rumah warga di delapan kecamatan berada.***