POJOKSATU.ID - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara terbuka menegur Sekretaris Kabinet, Mayor Teddy.
Ternyata terkait catatan sambutan yang dinilai tidak lengkap dalam acara pembukaan Sidang Tanwir dan resepsi Milad ke-112 Muhammadiyah.
Teguran ini terjadi saat Presiden Prabowo memberikan sambutannya pada acara yang digelar di KUpang, NTT.
Peristiwa tersebut bermula ketika Presiden Prabowo menyebut nama Prof. Dr. H. Muhadjir Effendy sebagai Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah.
Namun dalam catatan sambutan yang diterimanya, tidak tercantum informasi mengenai periode jabatan Muhadjir Effendy.
"Pak teddy menghadap saya habis ini", ujar prabowo saat itu.
Teguran tersebut menunjukkan pentingnya ketelitian dalam penyusunan materi sambutan, terlebih ketika menyangkut acara-acara besar seperti Milad Muhammadiyah yang dihadiri oleh tokoh-tokoh penting di Indonesia.
Acara pembukaan Sidang Tanwir dan resepsi Milad ke-112 Muhammadiyah berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh berbagai tokoh nasional, termasuk pimpinan Muhammadiyah dan pejabat pemerintah.
Meskipun insiden kecil ini sempat menjadi perhatian, acara tersebut berjalan dengan lancar dan penuh makna.***



