POJOKSATU.id, JAKARTA - Usulan proposal perdamaian antara Rusia dan Ukraina yang disampaikan Menteri Pertahanan (Menhan), Prabowo Subianto menjadi sorotan dunia.

Usulan tersebut disampaikan Prabowo pada saat pertemuan di IISS Shangri-La Dialogue 2023 di Singapura soal Rusia dan Ukraina, pada Minggu (4/6/2023).

Pengamat politik, Ujang Komarudin mengatakan, sangat wajar jika usulan yang disampaikan Ketua Umum Partai Gerindra tersebut menjadi sorotan dunia.

"Wajar menjadi diskusi publik dan disorot karena sosok yang menyampaikannya adalah seorang Prabowo," kata Ujang dihubungi di Jakarta, Kamis (8/6/2023).

Menurut Dosen Universitas Al-Azhar itu, usulan perdamaian Rusia-Ukraina Prabowo itu diutarakan agar kedua negara melakukan gencatan senjata.

Pasalnya, perang yang berlangsung selama81,5 tahun itu berdampak kepada kesetabilan ekonomi dunia. Termasuk Indonesia.

"Perang 1.5 tahun itu berdampak pada kalang kabutnya perekonomian dunia. Pak Prabowo peduli karena banyak menjadi korban, bagaimanapun perang itu sangat menyakitkan, menghancurkan, membunuh warga bahkan anak-anak dan orang tua yang tidak berdosa,” ujar Ujang.

Selain itu, Direktur Ekskutif Indonesia melihat sikap Prabowo tersebut menggambarkan jiwa ketegasan seorang pemimpin dalam level Internasional.

"Tokoh perdamaian dunia pasca Soekarno itu hampir-hampir ngga ada ya. Pak Prabowo ini nampak memiliki jiwa kepemimpinan dan keinginan untuk bisa memprioritaskan perdamaian dunia di level internasional," ucapnya.

Reporter: Mufit