POJOKSATU.ID - Presiden Prabowo Subianto kembali menyampaikan rencana besar yang memicu perhatian publik.

Dalam sebuah acara di Bekasi, Prabowo menegaskan bahwa ia telah menyiapkan kebijakan agar seluruh becak di Indonesia beralih ke motor listrik.

Tidak hanya itu, ia juga menekankan bahwa tidak boleh lagi ada pengemudi becak yang berusia di atas 70 tahun tetap mengayuh becak manual.

Baca Juga: Panduan Lengkap Cek Saldo dan Aktivasi KKS Baru, Cara Buka Rekening Kolektif, Cara Tarik Dana, dan Tips Agar Tidak Tertinggal Pencairan

“Kita ubah semuanya jadi listrik. Semua becak harus pakai motor listrik. Saya sudah siapkan,” ujar Prabowo di hadapan peserta acara.

Pernyataan tersebut langsung menjadi topik hangat, mengingat becak merupakan moda transportasi tradisional yang masih digunakan di banyak daerah.

Menurut Prabowo, langkah ini bukan hanya soal modernisasi, tetapi juga soal keadilan sosial.

Ia menilai para tukang becak, terutama yang sudah lanjut usia, tidak seharusnya terus dipaksa bekerja dengan tenaga fisik berat.

Baca Juga: Hati-Hati! Honorer Tidak Akan Dibayar Jika Data Tidak Masuk Dapodik, Ini Aturan Resminya!

Becak listrik dinilai sebagai solusi yang memungkinkan mereka tetap mencari nafkah tanpa terbebani kondisi tubuh.

Pemerintah juga disebut telah menyiapkan fondasi produksi dalam negeri untuk menopang program ini.

Prabowo menegaskan bahwa Indonesia akan memproduksi motor listrik dan mobil listrik buatan nasional, termasuk becak listrik yang digarap oleh PT LEN Industri.

Baca Juga: Daerah Mana yang Sudah Terima Pencairan Bansos Lewat KKS Baru Merah Putih, Bank Himbara Cepat-cepatan Cairkan Bantuan

Program ini melanjutkan janji sebelumnya saat Prabowo menyampaikan rencana pembagian 1.000 unit becak listrik gratis kepada para penarik becak lansia.

Selain memberikan manfaat langsung bagi pengemudi becak, kebijakan ini disebut memiliki dampak lebih luas terhadap sektor ekonomi dan lingkungan.

Becak listrik dianggap lebih ramah lingkungan, mengurangi polusi udara, dan dapat mendukung sektor pariwisata di berbagai kota yang memiliki kawasan budaya dan area wisata.

Baca Juga: 7 Kesalahan Pakai Sunscreen yang Bikin Kulit Tetap Belang!

Namun, transformasi ini tentu akan menghadapi tantangan besar.

Mulai dari kesiapan infrastruktur pengisian baterai, kemampuan pemerintah daerah dalam mendata dan mendistribusikan becak listrik, hingga persoalan perawatan dan biaya operasional.

Belum lagi kebutuhan regulasi mengenai batas usia pengemudi becak, yang dikhawatirkan akan memengaruhi mata pencaharian sejumlah pekerja yang sudah tua.

Baca Juga: Alat Berat Tersangkut Kabel, Dua Orang Tersetrum di Bogor: Satu Orang Tewas Mengenaskan

Meskipun demikian, Prabowo menegaskan bahwa pemerintah akan menyiapkan langkah-langkah pendukung agar tidak ada pihak yang dirugikan.

Ia meminta kementerian terkait untuk merumuskan kebijakan transisi yang realistis dan tetap memperhatikan kondisi sosial masyarakat.

“Tidak boleh lagi tukang becak yang sudah tua dipaksa kerja berat,” tegas Prabowo.

Pengamat transportasi menilai program ini bisa mendorong pemberdayaan UMKM lokal melalui produksi komponen becak listrik dan industri baterai.

Sementara di sisi lain, pemerintah perlu memastikan bahwa kota-kota yang masih mengandalkan jasa becak siap melakukan perubahan besar ini.

Baca Juga: 1,3 Juta Rekening KPM Gagal Salur, Berikut Tantangan Transisi KKS Baru Bank Himbara Peralihan PT Pos, Rakyat Cemas Karena Verifikasi Lambat dan Rumit

Program becak listrik Prabowo kini menjadi salah satu agenda transformasi transportasi yang paling banyak dibicarakan.

Tinggal menunggu bagaimana pemerintah menjalankan proses transisinya, apakah mulus atau menimbulkan polemik di lapangan.***