POJOKSATU.ID-Partai Amanat Nasional (PAN) mengajak Partai Demokrat bergabung ke dalam Koalisi Indonesia Maju mendukung Prabowo Subianto di Pilpres 2024.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Umum PAN, Viva Yoga Mauladi merespon kemesraan Prabowo dengan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"PAN berharap betul agar Partai Demokrat dapat bekerjasama dan berkoalisi dengan Koalisi Indonesia Maju (KIM)," kata Viva dihubungi di Jakarta, Rabu (13/9/2023).

Baca Juga: Hasil Hong Kong Open 2023: 2 Tunggal Putri Indonesia Melaju ke 16 Besar

Anak buah Zulkifli Hasan itu mengatakan, bahwa Partai Demokrat, Gerindra dan PAN memiliki hubungan baik. Terlebih lagi, ketiga partai sudah dua kali menjalin koalisi dengan Partai Gerindra di Pilpres 2014-2019.

"Kedua, PD, PAN, dan Gerindra memiliki pengalaman empiris bekerja sama di pilpres sehingga sangat memudahkan dalam membangun kerjasama," ucapnya.

"Ketiga, PD, PAN, Gerindra memiliki platform perjuangan yang relatif tidak berbeda. Dari sini maka peluang untuk kerjasama di KIM menjadi sangat memungkinkan," tuturnya.

Baca Juga: Konflik Rempang, Menkopolhukam Mahfud MD: Warga Dapat Tanah, Rumah, Kompensasi, Uang Sewa Rumah, Pemda 1,6 T

Sementara itu, Juru Bicara Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra berharap kemesraan Prabowo-SBY tersebut berlanjut terus.

"Komunikasi silaturahim dan kebersamaan ini kita harapkan terus berlanjut," kata Herzaky dihubungi wartawan, Rabu (13/9/2023).

Anak buah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) itu juga menyinggung soal peluang Partai Demokrat berpeluang berkoalisi dengan Partai Gerindra.

Baca Juga: Prabowo Subianto Ketemu SBY, Sekjen Gerindra: 60 Persen Demokrat Merapat

Herzaky mengatakan, bahwa partainya terbuka untuk komunikasi dengan semuanya partai politik, termasuk partai berlambang kepala burung garuda itu.

"Kita lihat saja," tuturnya.

Untuk diketahui, keakraban Prabowo-SBY terlihat dalam acara ulang tahun HUT ke-64 Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri (Pepabri) yang berlangsung di Wisma Elang Laut, Jakarta Pusat, Selasa (12/9/2023).

Baca Juga: Vaping dan Stres Kronis: Dampaknya pada Kesehatan Mental dan Kualitas Hidup Generasi Muda

Prabowo dan SBY duduk bersebelahan satu meja dan bernyanyi bersama.

Turut hadir dalam acara itu Ketua Dewan Pertimbangan Presiden Wiranto, mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) AM Hendropriyono dan Ketua Umum Pepabri Agum Gumelar.

Prabowo Subianto merepons soal keakrabannya dengan SBY. Ketua Umum Partai Gerindra mengaku memang akrab dengan SBY.

Apalagi dalam rangka acara Pepabri, yang memang keduanya merupakan purnawirawan ABRI (saat ini TNI).

Baca Juga: Berkas Perkara Dilimpahkan ke PN Tangerang, Kasus Penipuan iPhone Si Kembar Rihana Rihani Segera Disidang

"Ya gimana, ini kan adalah ulang tahun Pepabri, ya kita (akrab)," kata Prabowo usai acara di Wisma Elang Laut, Jakarta Pusat.

Saat ditanya apakah keakraban itu indikasi Partai Demokrat akan merapat ke Koalisi Indonesia Maju untuk mendukungnya sebagai capres 2024? Prabowo hanya menjawab normatif.

"Ya kita harus akrab," ucap Prabowo.

"Sesama Purnawirawan harus akrab," timpal Agum Gumelar yang berada di sebelah Prabowo. "Sesama bangsa harus akrab," kata Prabowo.

Baca Juga: Tagar All Men Do Is Lie Trending, ARMY Bandingkan Pernyataan V BTS dengan Jungkook Pamer Punggung

Mantan Komanda Jenderal (Danjen) Komando Pasukan Khusus (Kopassus) itu kemudian kembali ditanya apakah pihaknya melobi Partai Demokrat untuk merapat ke koalisinya? Prabowo menjawab bahwa hal itu adalah bagian dari proses demokrasi.

"Ya itu demokrasi ya," kata Prabowo. ***