POJOKSATU.ID - Presiden Prabowo Subianto resmi meluncurkan teknologi smartboard atau layar digital pintar di sekolah.

Sebuah terobosan besar yang menandai percepatan transformasi pendidikan di Indonesia.

Peluncuran perdana dilakukan saat kunjungan ke SMPN 4 Bekasi, di mana Prabowo secara langsung menjelaskan bagaimana smartboard akan mengubah cara belajar dan mengajar di kelas.

Baca Juga: Cek Sekarang! Daftar Gapok Pensiunan PNS 2025 Dirilis, PPPK Ikut Terdampak Kebijakan Baru

Pemerintah menargetkan 330.000 sekolah di Indonesia akan dilengkapi dengan smartboard.

Perangkat ini bukan sekadar layar digital, tetapi sebuah panel pintar interaktif yang terhubung dengan kamera, memudahkan proses pemantauan kelas secara real time.

Fitur ini disebut mampu membantu pemerintah memotret kondisi pendidikan secara lebih akurat, termasuk mendeteksi kekurangan guru di sekolah-sekolah tertentu.

Baca Juga: Heboh! Truk Bertangki Masuk SPBU Gelap-Gelapan, Warga Tak Terima Solar Bersubsidi Diduga Diselundupkan

Kepala Staf Presiden menyebut program ini sebagai langkah besar menuju pemerataan kualitas pendidikan.

Melalui smartboard, pemerintah akan menyiapkan guru-guru unggulan yang mengajar dari studio pusat, lalu materi pembelajaran tersebut ditayangkan ke sekolah-sekolah seluruh Indonesia.

Dengan metode ini, setiap siswa baik yang berada di kota besar maupun di daerah terpencil berpeluang mendapatkan akses materi berkualitas yang sama.

Program ini juga diperkuat dengan rencana pemerintah memastikan smartboard menjangkau daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar).

Baca Juga: Tabel Pensiun 2025 Resmi Dirilis! Cek Kenaikan Golongan I-IV dan Dampaknya bagi PPPK

Untuk sekolah yang tidak memiliki akses listrik memadai, pemerintah akan memasang panel surya agar perangkat tetap berfungsi.

Ini menunjukkan bahwa digitalisasi pendidikan tidak hanya ditujukan untuk kota besar, melainkan seluruh sudut Indonesia.

Prabowo menyebut teknologi smartboard memungkinkan siswa belajar lebih interaktif melalui tampilan animasi, visual 3D, dan akses ulang materi melalui ponsel mereka.

Baca Juga: Kemenag Ungkap Jadwal Lengkap PPG Daljab Kemenag Batch IV 2025, Cek Tahapan Setelah Lolos Administrasi!

Ia menilai digitalisasi ini merupakan jalan tercepat untuk menutup ketimpangan pendidikan yang selama puluhan tahun menjadi masalah nasional.

Pemerintah juga tengah menyiapkan ribuan konten visual pembelajaran yang bisa langsung digunakan guru.

Di sisi lain, sebagian publik menyambut antusias peluncuran smartboard.

Baca Juga: PPPK vs DPR RI, Ternyata PPPK Disebut Bukan Karir, Netizen Nyindir DPR Juga Kontrak, tapi Kok Dapat Pensiun?

Banyak siswa di berbagai daerah merasa pembelajaran jadi lebih menarik dan mudah dipahami.

Namun, ada pula kritik dan kekhawatiran mengenai kesiapan infrastruktur mulai dari koneksi internet, pemeliharaan perangkat, hingga kompetensi guru dalam mengoperasikan teknologi baru ini.

Meski begitu, pemerintah memastikan pelatihan guru dan pendampingan digital akan berjalan paralel dengan distribusi perangkat.

Melalui program ini, pemerintah ingin memastikan bahwa setiap sekolah, tanpa terkecuali, dapat merasakan manfaat transformasi digital.

Baca Juga: Update Terbaru Pensiun PNS 2025! Berapa yang Cair Bulan Ini untuk Golongan I–IV? Ini Kata Taspen

Ini menjadi salah satu pondasi utama visi Prabowo untuk mencetak generasi unggul yang siap bersaing di era teknologi.

Program smartboard dinilai sebagai lompatan besar dalam dunia pendidikan Indonesia.

Jika implementasinya berjalan lancar, teknologi ini dapat menjadi fondasi pendidikan masa depan yang lebih merata, modern, dan inklusif.***