POJOKSATU.ID - Presiden Indonesia Prabowo Subianto menegaskan tekadnya untuk membawa Indonesia mencapai kemandirian energi dalam lima tahun ke depan.

Visi besar tersebut tidak hanya berskala nasional, tetapi juga diharapkan bisa terwujud hingga ke tingkat daerah, termasuk di wilayah Papua.

Hal itu disampaikan Prabowo saat memberikan pengarahan kepada para kepala daerah se-Papua dan jajaran KEPP-OKP di Istana Negara, Selasa (16/12).

Bagi pembaca yang ingin ikut mengambil peran, silakan membuka tautan donasi melalui teks ini ==> Gerakan Anak Negeri

Dalam arahannya, Prabowo menekankan pentingnya setiap daerah memiliki kemampuan untuk berdiri di atas kaki sendiri, baik dalam hal pangan maupun energi.

Menurut Prabowo, Papua memiliki potensi alam yang sangat besar dan belum dimanfaatkan secara optimal.

Karena itu, ia mendorong agar Papua dikembangkan sebagai salah satu wilayah strategis dalam mendukung program swasembada energi nasional.

Baca Juga: Beasiswa Pemerintah Brunei 2026 Dibuka, Peluang Kuliah Gratis hingga Magister

Presiden mengungkapkan rencana pemanfaatan lahan di Papua untuk ditanami komoditas energi.

Sawit, menurutnya, dapat menjadi bahan baku penting untuk menghasilkan bahan bakar minyak (BBM).

Selain itu, tanaman tebu dan singkong juga dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai sumber etanol.

Baca Juga: Progres SPMT Terbaru PPPK Paruh Waktu, Sejumlah Daerah Tancap Gas, Banyak Pemda Masih Mandek, Cek Mana Saja

“Sehingga kita rencanakan dalam lima tahun semua daerah bisa berdiri di atas kakinya sendiri, swasembada pangan dan swasembada energi,” ujar Prabowo, dikutip pojoksatu.id dari kumparan.com

Ia menegaskan, kemandirian energi merupakan salah satu kunci utama ketahanan nasional.

Ketergantungan pada impor energi dinilai membuat Indonesia rentan terhadap gejolak global, baik dari sisi ekonomi maupun geopolitik.

Baca Juga: Kenapa UMP 2026 Harus Diumumkan Sebelum 24 Desember 2025? Ini Penjelasannya

Oleh karena itu, penguatan energi berbasis sumber daya dalam negeri menjadi prioritas pemerintahannya.

Prabowo juga menilai, pengembangan energi berbasis pertanian akan memberikan dampak ganda bagi daerah.

Selain memperkuat pasokan energi nasional, program ini diharapkan mampu membuka lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Papua.

Baca Juga: Antisipasi Kepadatan Nataru di Jalur Puncak, Dedi Mulyadi Larang Angkot Beroperasi

Namun, Presiden mengingatkan agar pengembangan tersebut tetap dilakukan dengan perencanaan matang dan memperhatikan aspek keberlanjutan.

Pengelolaan lahan harus memperhitungkan keseimbangan lingkungan serta melibatkan masyarakat setempat agar manfaatnya dirasakan secara merata.

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga meminta para kepala daerah di Papua untuk bersikap proaktif dan berani mengambil peran dalam mendukung program strategis nasional.

Baca Juga: Liburan Akhir Tahun di Surabaya: 10 Destinasi Wisata Terbaik untuk Merayakan Tahun Baru yang Meriah dan Berkesan

Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dinilai menjadi kunci keberhasilan agenda swasembada energi dan pangan.

Ia optimistis, dengan potensi alam yang dimiliki Papua serta dukungan kebijakan yang tepat, Indonesia dapat mewujudkan kemandirian energi dalam waktu relatif singkat.

Program ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi pembangunan jangka panjang sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai negara yang berdaulat di bidang energi.***