POJOKSATU.ID - Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan berada di Aceh untuk menyambut pergantian Tahun Baru 2026.
Kepala Negara direncanakan menghabiskan malam pergantian tahun bersama masyarakat Aceh, khususnya warga di wilayah yang terdampak bencana.
Rencana tersebut disampaikan oleh Qodari di Jakarta, Rabu (31/12/2025).
Baca Juga: 4.149 Sekolah Terdampak Bencana Sumatera, 85 Persen Sudah Beroperasi
Ia menyebut kehadiran Presiden di Aceh menjadi simbol perhatian pemerintah pusat terhadap masyarakat yang tengah menghadapi masa pemulihan pascabencana.
“Pak Presiden akan ke Aceh dan insya Allah akan malam tahun baru nanti di Aceh bersama rakyat Aceh,” ujar Qodari, dikutip pojoksatu.id dari tvonenews.
Kunjungan Presiden Prabowo ke Aceh menjelang pergantian tahun ini dinilai memiliki makna tersendiri.
Baca Juga: Rumah DJ Donny Dihantam Molotov Setelah Teror Bangkai Ayam, Netizen Makin Ikut Resah
Di saat sebagian pemimpin memilih merayakan Tahun Baru secara terbatas atau di pusat pemerintahan, Prabowo justru dijadwalkan berada langsung di tengah masyarakat, terutama di daerah yang mengalami dampak bencana alam.
Aceh diketahui menjadi salah satu wilayah yang menghadapi berbagai tantangan akibat bencana, mulai dari kerusakan infrastruktur hingga dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat.
Kehadiran Presiden diharapkan dapat memberikan dukungan moril sekaligus memastikan proses pemulihan berjalan sesuai harapan.
Baca Juga: 4.149 Sekolah Terdampak Bencana Sumatera, 85 Persen Sudah Beroperasi
Meski demikian, Qodari mengaku belum mendapatkan informasi rinci mengenai rangkaian agenda Presiden selama berada di Aceh.
Detail kegiatan, lokasi kunjungan, maupun agenda resmi yang akan dilakukan masih menunggu konfirmasi lebih lanjut.
“Sampai saat ini, detail kegiatannya belum kami terima secara lengkap,” katanya.
Kunjungan ini disebut sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo untuk lebih sering turun langsung ke daerah, terutama wilayah yang membutuhkan perhatian khusus dari pemerintah pusat.
Sejak awal masa pemerintahannya, Prabowo menekankan pentingnya kehadiran negara di tengah masyarakat, tidak hanya melalui kebijakan, tetapi juga lewat aksi nyata.
Pengamat menilai, pilihan Prabowo menghabiskan malam Tahun Baru di Aceh berpotensi memperkuat pesan solidaritas dan empati pemerintah terhadap rakyat.
Langkah tersebut juga dinilai sebagai upaya membangun kedekatan emosional antara pemimpin dan masyarakat.
Selain agenda simbolik, publik berharap kunjungan tersebut juga diiringi dengan kebijakan konkret, seperti percepatan bantuan, pemulihan infrastruktur, serta dukungan bagi korban terdampak bencana.
Hingga kini, pihak Istana belum merilis agenda resmi Presiden selama berada di Aceh.
Baca Juga: Ribuan PPPK Paruh Waktu Sragen Resmi Teken Kontrak Kerja, Ini Pesan BKPSDM
Namun, kehadiran Prabowo di wilayah tersebut pada momen pergantian tahun dipastikan menjadi perhatian nasional.
Malam Tahun Baru 2026 di Aceh pun diperkirakan akan berlangsung dengan pengamanan ketat, mengingat kunjungan Kepala Negara.
Aparat keamanan dan pemerintah daerah disebut telah melakukan persiapan untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar.***




