POJOKSATU.id — Presiden RI Prabowo Subianto memberikan kenaikan pangkat istimewa kepada 11 purnawirawan TNI dalam sebuah prosesi di atas Kapal Markas KRI dr Radjiman Wedyodiningrat-992.

Salah satu yang mendapat penghargaan tersebut adalah Mayjen (Purn) Untung Budiharto. Lulusan Akademi Militer (Akmil) 1988 dari kecabangan infanteri ini kini menyandang pangkat Letjen (Hor) atau jenderal bintang tiga kehormatan.

Untung Budiharto mengawali perjalanan karier militernya melalui Komando Pasukan Khusus (Kopassus).

Namanya juga tercatat sebagai bagian dari Tim Mawar, sebuah unit kecil di bawah Kopassus Grup IV yang dibentuk pada 1998.

Baca Juga: Masjid Agung Banten & Menara Banten Lama

Saat itu Tim Mawar terlibat dalam operasi penculikan sejumlah aktivis pro-demokrasi.

Dalam kasus penculikan tersebut, beberapa di antaranya mengalami penyiksaan, intimidasi, hingga dinyatakan hilang dan tak pernah kembali.

Peristiwa tersebut menjadi salah satu catatan kelam dalam sejarah reformasi Indonesia.

Prabowo dalam keterangannya menyebut, kenaikan pangkat istimewa itu merupakan bentuk apresiasi negara atas jasa-jasa para perwira selama bertugas.

"Ada beberapa perwira yang kita berikan pangkat istimewa, walaupun mereka sudah pensiun sebagai pengakuan terhadap sumbangan yang telah mereka berikan kepada bangsa," ujar Prabowo.***

Semoga informasi ini bermanfaat.

Silakan beri tanggapan di kolom komentar dan bantu sebar informasi ini.

Akses artikel bisa dibaca melalui apps kami (buat link hidup):
Versi Android
Versi iOS
Channel WhatsApp
Fanpage Edugov
Baca artikel menarik lainnya dari penulis: Salsabila Azahra