POJOKSATU.id, JAKARTA -- Catatan survei LSI Denny JA, Prabowo Subianto, dianggap kuat di bidang politik dan ekonomi. Hasil survei Ganjar Pranowo kalah jauh. Sementara Anies di urutan dua.
Dukungan partai politik terhadap bakal calon presiden 2024 lebih banyak diberikan kepada Prabowo Subianto dibandingkan dengan Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan.
Catatan survei LSI Denny JA, Prabowo unggul dibandingkan Anies maupun Ganjar jika melihat dukungan 9 partai politik yang lolos ke Senayan.
"Prabowo menang di Partai Gerindra, Golkar, PKB, dan PPP," kata Peneliti LSI Denny JA, Adrian Sopa saat memaparkan hasil survei terbarunya, Senin (29/5).
Pendukung Gerindra paling banyak memilih Prabowo, yakni mencapai 81,3 persen.
Selain Gerindra, ada pendukung Golkar yang mendukung Prabowo sebanyak 55,4 persen.
Lalu PKB sebesar 46,2 persen, dan PPP sebesar 48,4 persen.
Sementara dukungan terbesar kepada Ganjar hanya diberikan PDIP sebanyak 69,7 persen. Pendukung PDIP yang memilih Prabowo ada 19,4 persen.
Selain PDIP, tidak ada parpol lain yang memberikan dukungan signifikan kepada Ganjar, hanya PAN dan PPP yang masing-masing 28,3 persen dan 28,7 persen.
Sementara itu, dukungan parpol kepada Anies Baswedan paling banyak diberikan PKS sebesar 60,7 persen.
Nasdem yang menjadi pengusung utama memberikan dukungan ke Anies sebesar 58,5 persen, PAN sebesar 48,1 persen, dan Demokrat 40,8 persen.
Survei ini dilakukan pada 3 sampai 14 Mei 2023 melibatkan 1.200 responden yang diwawancarai tatap muka menggunakan kuesioner.
Survei dilengkapi dengan riset kualitatif dan margin of error kurang lebih 2,9 persen.
Prabowo Dianggap Kuat di Ekonomi
Prabowo Subianto juga dinilai memiliki kemampuan paling unggul untuk menumbuhkan ekonomi di tanah air pada 2024.
Hal tersebut berdasar pada hasil survei yang dilakukan Lembaga Survei LSI Denny JA terkait elektabilitas calon presiden (capres) yang dipercaya sebagai strong leader di bidang perekonomian dengan pertanyaan survei yang memberikan 3 nama "Capres manakah yang lebih mengesankan strong leader yang menumbuhkan ekonomi?”.
Hasilnya, sebanyak 56,2 persen responden memilih Prabowo Subianto.
Sementara, Anies Bawedan berada di urutan kedua dengan suara 18,7 persen, disusul Ganjar Pranowo yang memperoleh 14,8 persen.
Pembicara LSI Denny JA, Ardian Sopa menjelaskan masyarakat menganggap isu ekonomi menjadi sangat penting setelah pandemi Covid-19, sehingga sebanyak 85,6 persen suara responden merasa membutuhkan sosok strong leader atau pemimpin yang kuat demi membangkitkan perekonomian.
Selain itu, Ardian mengungkapkan munculnya argumen dalam riset kualitatif tentang faktor yang mempengaruhi pandangan masyarakat soal strong leader.
Masyarakat menilai, Prabowo dianggap mampu menumbuhkan ekonomi karena dianggap tegas dan punya rekam jejak bagus dalam memperjuangkan ekonomi. (ikror/pojoksatu)




