POJOKSATU.ID - Sebanyak seratus tukang becak lansia di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, menerima bantuan becak listrik dari Presiden Prabowo Subianto.
Bantuan ini langsung menarik perhatian publik, tidak hanya karena jumlahnya yang besar, tetapi juga karena seluruh pembiayaannya berasal dari dana pribadi Prabowo dan disalurkan melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN).
Pembagian becak listrik ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap pengayuh becak yang telah berusia lanjut dan masih harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup.
Baca Juga: Tidak Ada Jalur Instan! PPPK Hanya Bisa Jadi PNS Jika Lulus Seleksi Resmi
Banyak di antara mereka yang selama ini masih menyewa becak harian, sehingga keberadaan becak listrik memberi solusi agar mereka dapat bekerja lebih ringan tanpa beban ongkos sewa.
Menurut penjelasan GSN, setiap unit becak listrik memiliki nilai sekitar Rp22 juta.
Becak tersebut diproduksi oleh BUMN teknologi seperti PT LEN dan PT Pindad agar kualitasnya sesuai standar dan tahan digunakan dalam jangka panjang.
GSN juga memberikan pelatihan pengoperasian serta menyediakan teknisi yang siap membantu apabila terjadi kerusakan pada unit.
Baca Juga: Kemenag Manfaatkan MOOC Pintar Percepat Edukasi Gizi dan Sukseskan Program MBG Madrasah
Nanik Sudaryati Deyang, Wakil Ketua GSN, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya Prabowo untuk meringankan beban masyarakat kecil.
Khususnya pekerja sektor informal yang masih harus mengandalkan tenaga fisik meski sudah berusia lanjut.
Menurutnya, Prabowo beberapa kali bertemu dengan tukang becak lansia dan merasa prihatin melihat kondisi mereka yang masih harus mengayuh di tengah keterbatasan fisik.
Baca Juga: Hari Guru Nasional 2025: Pemerintah Siapkan Reformasi Besar Gaji dan Tunjangan
“Bantuan ini murni dari dana pribadi Bapak Prabowo, bukan anggaran negara.
Beliau ingin para pengayuh becak yang sudah tua dapat bekerja dengan lebih layak dan tidak terlalu terbebani,” ujar Nanik.
Warga Jombang menyambut bantuan ini dengan antusias. Banyak penerima yang mengaku sangat terbantu karena becak listrik membuat pekerjaan mereka jauh lebih ringan.
Baca Juga: Butuh Bantuan Psikolog? Begini Cara Mendapatkan Layanan Psikolog BPJS Tanpa Keluar Uang
Dengan tenaga baterai, mereka tidak perlu lagi menguras tenaga untuk mengayuh jarak jauh.
Beberapa pengayuh becak bahkan menyebut pendapatan harian mereka berpotensi meningkat karena bisa membawa penumpang lebih banyak tanpa cepat kelelahan.
Pemerintah daerah Jombang juga memberikan apresiasi atas bantuan tersebut.
Wakil Bupati Jombang menilai becak listrik dapat menjadi sarana usaha baru yang ramah lingkungan dan lebih efisien.
Baca Juga: Libur Nataru Dapat Potongan Harga 30 persen, Ini Daftar Keretanya
Ia berharap inisiatif ini bisa menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk menghadirkan program serupa yang mendukung kesejahteraan pekerja informal.
Dalam skala nasional, program becak listrik yang digagas Prabowo bukan hanya dilakukan di Jombang.
GSN menyebut bahwa sejak 2024 hingga 2025, lebih dari 2.300 unit becak listrik telah dibagikan ke berbagai kota di Indonesia.
Program ini masih akan terus diperluas dengan target ribuan unit tambahan agar semakin banyak pengayuh becak yang merasakan manfaatnya.
Baca Juga: Bahaya Perekrutan Anak oleh Kelompok Teror, Ancaman Senyap yang Terus Mengintai Indonesia
Bantuan becak listrik ini sekaligus menjadi simbol perubahan dalam upaya meningkatkan taraf hidup masyarakat kecil melalui teknologi ramah lingkungan.
Dengan tenaga listrik dan biaya operasional yang rendah, becak ini diharapkan dapat menjadi moda angkut alternatif yang tetap mempertahankan identitas budaya sekaligus mendukung perkembangan ekonomi lokal.***




