POJOKSATU.id, PADANG— Potret orang tua Ipda Hadi Zulkarnain menjadi sorotan netizen usai Shintia Indah Permatasari memilih bunuh diri di salah satu penginapan di Purus, Kota Padang.
Orang tua Hadi Zulkarnain bernama Dirton Zulkarnain dan Ranti Zulkarnain. Saat ini wajah dan potret ibu Hadi Zulkarnain menjadi sorotan di media sosial.
Dikutip dari akun TikTok @paijo_2, wajah orangtua Akpol bernama lengkap Muhammad Hadi Zulkarnain itu terlihat sangat jelas.
Dalam foto tersebut ternyata orang tua Hadi Zulkarnain memiliki dua anak yang semuanya laki-laki.
Dan akibat dari kasus ini, ibu Hadi Zulkarnain mendapat hujatan dari netizen.
"Hadi dipantau emak-emak di Indonesia," tulis akun TikTok @alpha****.
"Siapa yang mau nikah sama Hadi selanjutnya buk?" tulis akun TikTok @imma***.
"Ibunya aura mertua galak," tulis akun TikTok @nengpesek****. (*)
Dari Awal Tak Disetujui
Menurut pengakuan keluarga Shintia Indah, disebutkan bahwa sejak awal keluarga laki-laki tidak merestui hubungan pasangan ini.
“Jadi biar saya luruskan, memang dari awal tidak disetujui, sering dipersulit. Jadi banyak tekanan,” dikutip dari Instagram @folkshitt pada 17 November 2023.
Baca Juga: Soal Rencana Presiden Jokowi Utang Rp 648 Triliun, NCW Soroti Pencapresan Prabowo-Gibran
Tak hanya soal restu, Shintia Indah Permatasari juga kerap dibanding-bandingkan karena bukan berasal dari keluarga berada.
Di sisi lain keluarga sang lelaki sering sesumbar menyetujui hubungan Shintia Indah Permatasari dan Hadi Zulkarnain.
Namun kenyataannya, upaya yang dilakukan sering kali dipersulit, selalu terjadi masalah.
“Bilangnya setuju, tapi ada aja masalahnya,” tutur keluarga Shintia.
Awalnya keluarga Hadi Zulkarnain meminta Shintia untuk membayar kisaran angka Rp1,5 miliar.
Baca Juga: Tips dan Cara Mudah Plus Cepat Belajar Bahasa Inggris Secara Mandiri, Dijamin Akurat 100%
Singkat cerita berhasil dinego menjadi Rp 500 juta dan disepakati kedua belah pihak.
“Di awal bapaknya minta japuik 1,5 miliar tapi setelah hasil nego jadi 500 juta, tapi biaya pernikahan full dari keluarga kami,” tambahnya.
Menurut keluarga Shintia, pihak laki-laki memang berasal dari keluarga yang cukup kaya.
Sehingga banyak tekanan yang harus diterima sang wanita.
“Gimana almarhum bisa bertahan hadapin semuanya sendirian?,” katanya.
Keluarga Hadi Zulkarnain Buka Suara
Keluarga Ipda M Hadi Zulkarnain membantah persoalan mahar Rp 500 juta yang menyebabkan Shintia Indah Permatasari bunuh diri.
Dari Rp 500 juta uang mahar yang disepakati kedua belah pihak, ternyata Rp 300 juta disediakan pihak keluarga Ipda M Hadi Zulkarnain.
Baca Juga: Mantan Gubernur Sultra, Ali Mazi Digadang Jadi Ketua Tim Pemenangan Anies-Muhaimin
Bahkan calon suami Shintia, Hadi, telah mentransfer uang ke Shintia dengan total sebesar Rp 200 juta untuk biaya-biaya persiapan pernikahan.
Uang Rp 200 juta ini untuk biaya pernikahan Hadi membantu keluarga Shintia, seperti untuk pakaian atau cetak undangan.
“Hadi sudah transfer ke Shintia. Ini bukti transfer ada. Ini untuk membantu. Karena Shintia meminta. Karena keluarganya tidak men-support,” kata Tante Hadi.
Terkait uang jemputan Rp 500 juta, keluarga Hadi Zulkarnain juga memberikan penjelasan. Menurutnya, uang jemputan ini hasil negosiasi bersama antara kedua belah pihak.
Baca Juga: DKPP Bakal Diserbu Kelompok Pro Demokrasi, Minta Segera Pecat 7 Komisaris KPU yang Muluskan Gibran
“Mengenai uang jemputan, hasil nego kita bersama. Dan hasil kesimpulan bersama itu sebesar Rp 500 juta itu memang finalnya segitu,” ujarnya dilansir Kumparan.
Rice mengungkapkan, uang jemputan pernikahan Rp 500 juta tersebut tidak sepenuhnya dibebani ke keluarga Shintia. Dimana keluarga Hadi Zulkarnain juga turut membantu.
“Kami selaku pihak keluarga sudah banyak memberikan bantuan ke keluarga perempuan. Lagian uang jemputan ini juga untuk mereka nanti. Dari uang jemputan Rp 500 juta ini, disepakati Rp 300 juta dari pihak kami membantu keluarga Shintia,” tegasnya.
“Kemudian, kami minta Rp 200 juta ke pihak keluarga Shintia, mereka menyanggupi. Sudah banyak toleransi. Rp 300 juta dari kami, nanti disebutkan Rp 500 juta diberikan oleh pihak keluarga Shintia, padahal Rp 300 juta dari kami,” katanya lagi.****




