POJOKSATU.ID – Belum lama ini publik tengah dihebohkan dengan kasus Kurniawati, Kepala Sekolah (Kepsek) SMAN 9 Tambun Selatan, Jawa Barat.

Yang mana, potret Kepsek SMAN 9 Tambun Selatan ini beredar luas memantik emosi para pengguna media sosial.

Sebab, Kurniawati yang didemo lantaran tersandung kasus pungutan liar (pungli) ini masih bisa tersenyum di depan kamera.

Baca Juga: Profil Kurniawati, Kepsek SMAN 9 Tambun Selatan Dinonaktifkan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Usai Tersandung Kasus Pungli

Alih-alih demikian, dirinya yang tersandung kasus tindak pidana ini telah dinonaktifkan dari jabatan Kepsek SMAN 9 Tambun Selatan.

Sebagaimana halnya yang dikutip Pojoksatu.id dari akun media sosial platform Instagram milik @folkkonoha pada Kamis (5/6/2025).

Dalam unggahannya, terlihat jelas sosok Kurniawati tengah tersenyum di depan kamera saat didemo ratusan siswa.

Baca Juga: Siswa SMKN 1 Bangun Purba Rela Gadaikan HP Demi Ikut Ujian, Polres Rohul: Kami Tindak Lanjuti Sesuai Hukum Berlaku

“Sambil senyum, pelajar SMAN 9 Tambun Selatan demo dugaan pungli, kepsek suruh ttd (tanda tangan) tapi makanan snack tidak ada,” jelas di-caption.

Namun, sikap acuh tak acuh Kurniawati ini justru berakhir dinonaktifkan statusnya dari pimpinan sekolah.

Yang mana, penonaktifan ini dikonfirmasi langsung oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi lewat akun Instagramnya.

Baca Juga: Sosialisasi Program MBG di Kota Semarang Disambut Antusiasme Warga

“Selama audit berlangsung, Kepala Sekolah SMA 9 Tambun Selatan, kami non-aktifkan,” jelas Dedi.

Perlu diketahui, penonaktifan ini terjadi setelah Kurniawati dipanggil pihak Kantor Cabang Dinas (KCD) Wilayah III Dinas Pendidikan Jawa Barat.

Hal ini disampaikan langsung oleh Pengawas KCD Wilayah III Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Rojali.

Baca Juga: Janji Mendikdasmen PENCAIRAN TPG TW 2 TIDAK AKAN LELET, Belum Cair TW 1 Pahami Keruwetan Ini, Tambah Gaji ke-13 Bikin Juni Hepi, Guru Honorer Ikut Hep

“Nanti atau besok akan dikirimkan surat untuk di BAP Surat pemanggilan kepala sekolah untuk dimintai keterangan,” jelasnya.

Rojali menuturkan bahwa pihaknya akan menelusuri dugaan pungli yang dilakukan oleh Kepsek SMAN 9 Tambun Selatan.

Tidak lain, hal ini guna mengonfirmasi tuduhan yang dilayangkan ratusan pelajar terkait tindak pidana yang diduga diperbuat oleh Kurniawati.

Baca Juga: Jelang Puncak Haji, Timwas Haji DPR Ingatkan Jemaah Diminta Persiapkan Mental dan Fisik

“Kalau memang ada anggarannya, kapan dilaksanakannya? Kenapa mesti minta tandatangan siswanya, kami juga akan telusuri,” tuturnya yang dikutip Pojoksatu.id dari portal radarbekasi.id. ***