POJOKSATU.id, JAKARTA- Pasca kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Koja, Jakarta Utara, Mabes Polri mengerahkah sejumlah personel guna untuk menjaga kediaman warga, termasuk mengantisipasi terjadinya penjarahan di lokasi kebakaran.
Demikian disampaikan Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan saat dihubungi, Selasa (7/3/2023).
"Ini untuk mencegah terjadinya penjarahan kita telah menurunkan sejumlah personel, untuk menjaga rumah-rumah warga yang kebakaran," kata Ramadhan.
Jenderal bintang satu ini belum membeberkan berapa jumlah personel yang dikerahkan.
Numun Ramadhan menegaskan personel yang dikerahkan dalam menjaga rumah warga itu, nantinya akan mengawasi pencurian dan kejadian tindak pidana lainnya.
"Kita menjaga aset-aset yang belum rusak atau aset yang utuh, rumah-rumah warga, dan menjaga kemungkinan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," tuturnya.
BACA : Data Korban Kebakaran Depo Pertamina Plumpang Simpang Siur, Mana yang Benar ?
Seperti diketahui, kebakaran hebat melanda depo Pertamina di wilayah Plumpang, Jakarta Utara, Jumat, 3 Maret 2023. Kebakaran terjadi sekitar pukul 20.11 WIB. Hingga saat ini api masih berkobar.
Diduga objek yang terbakar dari pipa bensin Pertamina yang ada di depo. Akibatnya adanya ledakan dari depo tersebut.
Hingga saat ini sebanyak 19 orang meninggal dunia dan 49 warga mengalami Luka-luka dalam insiden kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Koja, Jakarta Utara.
Jumlah korban jiwa dan luka-luka tersebut berdasarkan data sementara yang dicatatkan Koramil 01 Koja hingga Minggu (5/3/2023). (Firdausi/pojoksatu)



