POJOKSATU.id, JAKARTA — Polri akan menyelidiki penyebab kebakaran depo Pertamina Plumpang dengan metode scientific crime investigation.

Termasuk soal kesaksian warga bahwa ada bau bensin menyengat di sekitar pemukiman sebelum Depo Pertamina Plumpang, Koja, Jakarta Utara, terbakar.

Terkait hal ini, Polri tidak ingin membenarkan soal kesaksian warga itu lantaran saat ini informasi terkait hal tersebut masih didalami dan diselidiki.

“Kita tidak melakukan asumsi- asumsi, tapi proses penyelidikan masih berjalan," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Minggu (5/3).

Ramadhan menegaskan bahwa Polri mencari penyebab kebakaran dengan menggunakan scientific crime investigation atau penyelidikan yang berbasis ilmiah.

"Kita menggunakan sains investigasi, jadi barang bukti yang diketemukan akan diproses seperti lewat laboratorium forensik, dll,” tutupnya.

Metode Scientific Crime Investigation


Sementara itu, tim investigasi gabungan dari Polri serta pihak terkait akan serius mendalami penyebab awal terjadinya kebakaran di Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara.

Penegasan ini disampaikan langsung Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat meninjau langsung lokasi utama kebakaran pada Sabtu (4/3).

"Baru saja kita dengan tim Pak Kapolda, Kabareskrim Polri, dan tim gabungan investigasi didampingi rekan-rekan Pertamina melakukan pengecekan awal di TKP," kata Sigit di Depo Pertamina Plumpang.

Dari laporan awal yang diterima, Sigit mengungkapkan bahwa peristiwa kebakaran itu terjadi sekitar pukul 20.00 WIB.

Awalnya, di lokasi itu sedang melakukan pengisian bahan bakar minyak jenis Pertamax, yang dikirim dari Balongan.

Kemudian terjadi gangguan teknis saat pengisian yang mengakibatkan terjadinya tekanan yang berlebihan. Setelah itu, terjadilah peristiwa kebakaran.

Meski begitu, Sigit menekankan bahwa tim investigasi gabungan masih akan terus melakukan pendalaman terkait dengan sumber api awal di lokasi kejadian.

Tim investigasi gabungan akan melakukan pendalaman dengan meminta keterangan beberapa saksi hingga memeriksa CCTV.

Tim akan melakukan proses pembuktian penyebab kebakaran depo Plumpang ini secara Scientific Crime Investigation (SCI). (ikror/pojoksatu)