POJOKSATU.ID, DAIRI - Polres dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi, menggelar inspeksi mendadak (Sidak) ke salah satu SPBU yang berada di Jalan Ahmad Yani Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi pada Selasa (18/4/2023) kemarin siang.
Sidak tersebut dipimpin oleh Kapolres Dairi AKBP Wahyudi Rahman, melalui Unit Ekonomi Sat Reskrim Polres Dairi bersama Kabag Perekonomian Pemkab Dairi. Dengan tujuan untuk melihat bagaimana ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) selama arus mudik lebaran Idul Fitri 2023.
Kanit Ekonomi Polres Dairi, Aipda Fresnel Manik mengutarakan stok BBM di Kabupaten Dairi selama arus mudik lebaran 2023 dipastikan aman.
“Kita ingin memastikan ketersediaan BBM selama arus mudik Idul Fitri 1444 H dipastikan aman," katanya dalam keterangannya, yang dikutip pada Rabu, (19/4/2023).
Fresnel mengungkapkan selama arus mudik tersebut, pihak dari Pertamina memberikan tambahan kuota sebanyak 3 persen dari jumlah kuota yang sudah ditentukan.
“Sesuai dengan penuturan daripada pihak SBM Pertamina, boleh melakukan pemesanan dari jumlah yang sudah ditentukan, dan khusus di hari Raya Idul Fitri ini menambah 3 persen dari kuota untuk menjamin ketersediaan BBM di Kabupaten Dairi," jelasnya.
Selain itu, salah satu SPBU yang berada di Kecamatan Sitinjo akan dijadikan SPBU kantong, yang berfungsi untuk menyalurkan bahan bakar minyak sesegera mungkin apabila dibutuhkan.
“Sesuai dengan mekanisme ataupun kondisi apabila di butuhkan, sehingga tidak terlalu jauh lagi untuk distribusikan ke salah satu SPBU yang ada di Kabupaten Dairi," ujarnya.
Sementara itu, menurut penuturan dari Manager SPBU di Jalan Ahmad Yani, Dodi Simamora, saat ini arus pembelian bahan bakar masih dalam kondisi normal.
“Untuk hari ini masih dalam kondisi normal, kemungkinan setelah libur bersama nanti akan mulai meningkat," sebut Dodi.
Adapun jumlah BBM yang dibutuhkan di SPBU tersebut yakni, jenis Pertalite Rp 15.000/liter pada hari kerja. Akan tetapi, pada hari libur, bisa mencapai Rp 20.000/liter.
Sementara BBM jenis Pertamax bisa mencapai Rp 16.000/liter , dan jenis Solar mencapai Rp 8.000/liter. Jumlah tersebut lebih stabil setelah pembelian dengan menggunakan aplikasi My Pertamina. Sementara BBM jenis Dexlite lebih jarang di beli, dan hanya mengetik Rp 8.000/liter untuk dalam waktu 2 bulan. (TIK/pojoksatu)
BACA JUGA: Jelang Lebaran Harga Kebutuhan Pokok di Kabupaten Dairi Terpantau Aman




